Senin, September 7, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Apindo Ungkap Anomali Biaya Logistik, Ekspor Langsung Masih Terkendala

by Redaksi 2
4 Mei 2026
in KALTARA, Tarakan
A A
Apindo Ungkap Anomali Biaya Logistik, Ekspor Langsung Masih Terkendala

Peter Setiawan

TARAKAN, Headlinews.id – Persoalan tingginya biaya logistik masih menjadi hambatan utama ekspor dari Kalimantan Utara. Kondisi tersebut dibahas dalam kegiatan akselerasi ekspor komoditas unggulan di Tarakan, beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Kaltara, Peter Setiawan mengatakan efisiensi distribusi perlu diperkuat agar pelaku usaha di daerah memiliki daya saing yang lebih baik di pasar internasional.

Ia menyebut, saat ini sebagian besar komoditas ekspor dari Kalimantan Utara masih melalui daerah lain sebelum dikirim ke negara tujuan. Pola tersebut berdampak pada meningkatnya biaya pengiriman sekaligus mengurangi nilai tambah bagi daerah.

“Selama ini ekspor kita banyak tidak langsung dari Tarakan. Barang harus lewat daerah lain dulu, sehingga biaya jadi lebih tinggi dan daerah kita tidak mendapat nilai tambah secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan jalur distribusi mulai terjadi sejak adanya kebijakan larangan ekspor benih kepiting beberapa tahun lalu. Sejak saat itu, sejumlah pelaku usaha memanfaatkan jalur distribusi melalui Tawau, Malaysia, sebelum diteruskan ke Kuala Lumpur dan China.

“Sejak ada aturan itu, banyak pengusaha akhirnya buka jalur lewat Tawau. Dari sana barang dikirim ke Kuala Lumpur, lalu ke China. Akibatnya komoditas kita lebih dikenal dari Tawau, padahal sumbernya dari daerah kita sendiri,” katanya.

Peter menilai kondisi tersebut menjadi peluang yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia mendorong agar pengiriman komoditas dapat dilakukan langsung dari Tarakan ke negara tujuan.

“Kalau ekspor bisa langsung dari Tarakan, rantai distribusi bisa lebih pendek. Selain itu, peluang investor untuk masuk juga akan lebih besar karena mereka melihat ada aktivitas ekspor langsung dari daerah,” jelasnya.

Namun, upaya tersebut masih dihadapkan pada tingginya biaya logistik, terutama pengiriman kontainer. Ia menyebut perbedaan biaya antarwilayah cukup signifikan dan memengaruhi keputusan pelaku usaha.

“Biaya kontainer ini yang jadi persoalan. Dari Tarakan ke luar negeri bisa sekitar Rp40 sampai Rp50 juta. Dari Surabaya ke luar negeri juga sekitar itu. Tapi dari Tarakan ke Surabaya justru bisa sampai Rp100 juta. Jadi kalau dihitung, pelaku usaha lebih memilih lewat luar daerah karena lebih efisien,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak efisien karena jalur pengiriman langsung justru lebih mahal dibanding melalui daerah lain.

Selain itu, keterbatasan muatan menjadi kendala lain dalam pengiriman langsung dari daerah. Dalam beberapa kondisi, kontainer harus didatangkan dalam keadaan kosong sebelum diisi di Tarakan, yang turut menambah beban biaya.

“Kadang kontainer harus didatangkan kosong dulu, baru diisi di sini. Kapasitas muatan kita juga belum selalu mencukupi, jadi biaya makin tinggi,” katanya.

Ia juga menyinggung keterbatasan pilihan armada pengiriman yang berdampak pada waktu tempuh distribusi.

“Pilihan armada masih terbatas. Ada yang rutenya harus memutar sehingga waktu pengiriman lebih lama. Ini juga memengaruhi efisiensi distribusi,” ujarnya.

Kondisi tersebut berdampak pada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum maksimal karena aktivitas ekspor tidak tercatat di daerah asal.

Di sisi lain, pelaku usaha juga menghadapi tekanan dari faktor global, termasuk kenaikan harga bahan kemasan dan biaya distribusi, sementara harga jual komoditas ekspor relatif tidak banyak berubah.

“Sekarang biaya packaging naik, biaya kontainer juga naik. Tapi harga jual tidak ikut naik. Ini yang dirasakan pelaku usaha cukup berat,” katanya.

Saat ini, ekspor komoditas hasil laut seperti udang dan ikan masih berjalan ke sejumlah negara, termasuk Eropa dan Amerika Serikat. Namun, untuk beberapa tujuan seperti Timur Tengah, pengiriman masih terbatas.

Selain sektor ekspor, Peter juga melihat peluang ekonomi lain yang dapat dikembangkan melalui peningkatan konektivitas, termasuk membuka akses masuk wisatawan mancanegara secara langsung ke Kalimantan Utara.

“Kalau konektivitas dibuka, bukan hanya barang yang bergerak, tapi juga orang. Wisatawan bisa langsung masuk, dampaknya ke hotel, UMKM, sampai kuliner,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah akan berjalan lebih optimal jika arus barang dan mobilitas orang dapat bergerak secara bersamaan.

“Kalau mau daerah ini maju, arus barang dan orang harus sama-sama berjalan. Dari situ ekonomi bisa tumbuh dan daerah juga mendapat manfaatnya,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: akselerasi ekspor TarakanApindo Kaltarabiaya logistik mahalekspor hasil lautekspor Kaltaraekspor langsung Kaltarakontainer mahallogistik tarakanpelaku usaha kaltaraperpani kaltara
Advertisement Banner

Baca Juga

Tarakan Bergantung Pasokan dari Luar, BI Dorong Kerja Sama dengan Bone   
Tarakan

Tarakan Bergantung Pasokan dari Luar, BI Dorong Kerja Sama dengan Bone  

6 September 2026
Inovasi Gambut dan Berbagai Upaya Hentikan Bara Karhutla, Kapolda Kalsel Turun Langsung
KALTARA

Inovasi Gambut dan Berbagai Upaya Hentikan Bara Karhutla, Kapolda Kalsel Turun Langsung

6 September 2026
Tak Kenal Lelah, Dansat Brimob Kaltara Turun Langsung Pastikan Karhutla Di Selimau Benar-Benar Padam
KALTARA

Tak Kenal Lelah, Dansat Brimob Kaltara Turun Langsung Pastikan Karhutla Di Selimau Benar-Benar Padam

6 September 2026
17 UPI Kaltara Terapkan HACCP, BPPMHKP Awasi Mutu Produk Perikanan dari Hulu ke Hilir
Ekonomi

17 UPI Kaltara Terapkan HACCP, BPPMHKP Awasi Mutu Produk Perikanan dari Hulu ke Hilir

6 September 2026
Kasus Dugaan Pembunuhan di Tarakan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Tarakan

Kasus Dugaan Pembunuhan di Tarakan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

6 September 2026
Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal
Tarakan

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal

5 September 2026
Next Post
Kodim 0907 Tarakan Hijaukan RTH Juata Permai, Ribuan Pohon Ditanam

Kodim 0907 Tarakan Hijaukan RTH Juata Permai, Ribuan Pohon Ditanam

Kloter 7 Dilepas, Jemaah Haji Tarakan Diminta Atur Ritme Ibadah

Kloter 7 Dilepas, Jemaah Haji Tarakan Diminta Atur Ritme Ibadah

Khairul Berangkat Haji di Kloter 7, Tunggu 13 Tahun Terbayar

Khairul Berangkat Haji di Kloter 7, Tunggu 13 Tahun Terbayar

Berita Populer

  • Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lokasi Arena Road Race Tarakan Clear, Pembangunan Ditargetkan Rampung Sebelum 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balai Mutu Kaltara Klaim Piloting SMHKP Bisa Rampung 10–15 Menit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 40 Siswa Tarakan Bertarung di GSI Kaltara, Bidik Tiket Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.