NUNUKAN, Headlinews.id – Perkembangan pola peredaran narkotika di Kabupaten Nunukan dinilai semakin beragam, salah satu indikasi terbaru berupa dugaan penyalahgunaan vape atau rokok elektrik sebagai media penyamaran zat terlarang yang sulit terdeteksi.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan mencermati perubahan tersebut sebagai bagian dari pergeseran modus yang mengikuti perkembangan teknologi dan kebiasaan konsumsi masyarakat.
Produk yang sebelumnya tidak berkaitan dengan narkotika kini mulai disalahgunakan sebagai sarana distribusi.
Penyuluh BNN Kabupaten Nunukan, Hermansyah, mengatakan pola peredaran narkotika tidak lagi bertumpu pada metode konvensional. Pelaku kini memanfaatkan berbagai celah dari produk yang beredar luas di masyarakat.
“Modus peredaran narkotika berkembang cepat. Pelaku terus mencari cara untuk menyamarkan barang tersebut, dan vape menjadi salah satu media yang dimanfaatkan karena secara fisik sulit dibedakan dengan produk legal,” ujarnya.
Sejumlah temuan di lapangan memperkuat kekhawatiran tersebut. BNN Nunukan sebelumnya mencatat adanya kasus vape yang telah dicampur zat berbahaya, dengan korban yang didominasi kalangan remaja dan pelajar.
“Di beberapa kasus yang kami tangani, vape tersebut ternyata sudah dicampur dengan zat narkotika. Bahkan ada pengguna yang masih berstatus pelajar dan remaja,” katanya.
Kondisi itu menunjukkan ancaman narkotika tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu. Produk yang tampak umum dapat menjadi sarana penyalahgunaan jika tidak disikapi dengan kewaspadaan.
Hermansyah menilai masyarakat perlu lebih selektif dalam menggunakan atau menerima produk yang tidak memiliki kejelasan asal-usul.
“Masyarakat harus berhati-hati terhadap produk yang tidak jelas sumbernya karena berpotensi sudah disalahgunakan untuk hal yang berbahaya,” katanya.
Upaya pencegahan disebut menjadi langkah paling efektif dalam menekan penyalahgunaan narkotika di daerah. Edukasi publik dinilai perlu terus diperkuat agar masyarakat memahami risiko yang berkembang.
“Pencegahan tetap menjadi langkah paling efektif. Masyarakat perlu memahami bahaya narkotika serta mengenali berbagai modus baru yang terus berkembang,” ujarnya.
BNN Nunukan juga meminta masyarakat aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan terkait narkotika. Informasi dari masyarakat sangat membantu upaya pencegahan dan penindakan di lapangan,” pungkasnya. (saf)










