TARAKAN, Headlinews.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tarakan memilih olahraga sebagai ruang memperkuat kebersamaan antarpersonel. Salah satu kegiatan yang digelar yakni Turnamen Minisoccer Kapolres Cup yang resmi dibuka pada Kamis (11/6/2026) malam di Lapangan Olympia Minisoccer, Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur.
Pembukaan turnamen dipimpin langsung Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik didampingi Wakapolres Tarakan Kompol Bobi Vaski Pranata serta jajaran pejabat utama Polres Tarakan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus ajang mempererat hubungan kerja antarsatuan.
Berbeda dari aktivitas kedinasan sehari-hari, pertandingan minisoccer menghadirkan suasana yang lebih santai dan kompetitif. Personel dari berbagai fungsi dipertemukan dalam satu arena dengan tujuan membangun komunikasi dan memperkuat rasa kebersamaan.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik mengatakan peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi kegiatan formal, tetapi juga perlu menghadirkan aktivitas yang mampu membangun kekompakan personel.
“Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi seluruh anggota untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat komunikasi, dan membangun semangat kebersamaan yang nantinya juga berdampak pada pelaksanaan tugas,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Menurutnya, hubungan kerja yang baik tidak terbentuk hanya saat menjalankan tugas, tetapi juga dari interaksi yang terbangun dalam berbagai kegiatan bersama.
“Kalau komunikasi antarpersonel berjalan baik, koordinasi pekerjaan juga akan lebih mudah. Karena itu kegiatan seperti ini penting untuk menjaga soliditas organisasi,” katanya.
Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga 14 Juni 2026 dan diikuti 12 tim dari berbagai satuan fungsi serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Tarakan. Setiap tim akan bersaing dalam pertandingan yang dikemas dengan semangat sportivitas.
Ketua panitia yang juga Kasat Polairud Polres Tarakan Iptu Prabowo Eka Prasetya mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi sejak persiapan dilakukan. Menurutnya, kegiatan olahraga semacam ini mendapat respons positif karena memberi ruang interaksi yang lebih luas antaranggota.
“Peserta menyambut baik kegiatan ini karena suasananya berbeda dari rutinitas pekerjaan sehari-hari. Ada semangat kompetisi, tetapi tetap mengedepankan kebersamaan,” ujarnya.
Turnamen ini diharapkan menjadi agenda yang tidak hanya meramaikan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjaga semangat kebersamaan serta memperkuat koordinasi antarpersonel dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. (*/saf)










