Selasa, September 22, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Cabai Berulang Tekan Inflasi Tarakan, BI Dorong Budidaya Greenhouse

by Redaksi 2
21 September 2026
in Tarakan
A A
Cabai Berulang Tekan Inflasi Tarakan, BI Dorong Budidaya Greenhouse

Ilustrasi budidaya cabai menggunakan greenhouse di Tarakan. BI Kaltara mendorong penguatan produksi lokal guna menambah pasokan dan mengurangi ketergantungan terhadap daerah pemasok.

TARAKAN, Headlinews.id – Cabai menjadi salah satu komoditas yang berulang kali memberikan tekanan terhadap inflasi Tarakan. Ketergantungan pada pasokan dari luar daerah membuat pergerakan harga komoditas tersebut mudah terpengaruh ketika produksi di daerah pemasok mengalami gangguan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik mengungkap pola tersebut perlu diatasi dari sisi pasokan. Produksi cabai di Tarakan belum mampu memenuhi kebutuhan secara konsisten, sementara kebutuhan masyarakat tetap berjalan.

“Cabai ini memang sering muncul sebagai salah satu penyumbang inflasi. Ketika pasokan dari luar berkurang, harganya bisa cepat naik. Kondisi seperti ini berulang, sehingga produksi lokal perlu diperkuat supaya ada tambahan sumber pasokan,” kata Agus.

Keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala pengembangan pertanian di Tarakan. Karena itu, penguatan produksi tidak diarahkan pada perluasan lahan semata, tetapi juga pemanfaatan pola budidaya yang lebih sesuai dengan kondisi perkotaan.

Salah satu pendekatan yang didorong BI adalah penggunaan greenhouse. Sistem tersebut memungkinkan kondisi tanaman lebih terkontrol, termasuk pengaturan air dan lingkungan tumbuh, sehingga produksi tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi musim.

“Greenhouse ini bisa menjadi salah satu alternatif. Airnya bisa diatur, kondisi tanamnya juga lebih terkontrol. Jadi ketika kondisi musim berubah, petani masih punya ruang untuk menjaga tanaman dan produksi cabainya,” ujar Agus.

Pengembangan budidaya tersebut diarahkan bersama kelompok tani. Selain aspek teknis, kesinambungan produksi juga perlu diperhitungkan agar hasil panen dapat terserap pasar dan memberikan tambahan pasokan bagi Tarakan.

Agus menilai produksi lokal tidak berarti menghapus kebutuhan pasokan dari daerah lain. Tarakan tetap membutuhkan pasokan luar, tetapi keberadaan produksi lokal dapat menjadi penyangga ketika terjadi gangguan pada daerah pemasok.

“Pasokan dari luar tetap kita perlukan, tetapi jangan sampai hanya bergantung pada satu sumber. Kelompok tani di Tarakan bisa menjadi bagian dari tambahan pasokan, terutama ketika produksi daerah lain sedang terganggu,” jelasnya.

Menurut dia, pola budidaya tersebut perlu terus dievaluasi dari sisi produksi maupun keberlanjutan petaninya. Dukungan teknologi harus diikuti kemampuan kelompok tani mengelola budidaya serta kepastian pasar.

“Teknologinya ada, tetapi pengelolaan oleh petani juga penting. Kita perlu melihat bagaimana produksinya bisa berjalan terus, hasilnya terserap dan petaninya juga mendapat manfaat. Dengan begitu, budidaya cabai ini tidak hanya berjalan sesaat,” pungkas Agus. (rs/*)

 

Tags: Agus TaufikBank Indonesia Kaltaracabai TarakanGreenhouseharga cabaiInflasi Tarakankelompok tani TarakanKetahanan Panganpasokan panganproduksi cabaiTPID Kaltara
Advertisement Banner

Baca Juga

Cakupan Pembiayaan Berubah, 9.389 Peserta BPJS Diverifikasi
Tarakan

Cakupan Pembiayaan Berubah, 9.389 Peserta BPJS Diverifikasi

21 September 2026
Barantin Kaji Pemanfaatan Kratom, Eksportir Tunggu Kepastian Aturan
KALTARA

Barantin Kaji Pemanfaatan Kratom, Eksportir Tunggu Kepastian Aturan

21 September 2026
Residivis Ajak Anak 16 Tahun Beraksi, Penadah Turut Diciduk
KRIMINAL

Residivis Ajak Anak 16 Tahun Beraksi, Penadah Turut Diciduk

21 September 2026
Mamburungan Timur Catat Angka Kesiapan Sekolah 100 Persen
Tarakan

Mamburungan Timur Catat Angka Kesiapan Sekolah 100 Persen

21 September 2026
Akses Darurat Tentukan Kecepatan Respon Kebakaran 
Tarakan

Akses Darurat Tentukan Kecepatan Respon Kebakaran 

20 September 2026
Bawaslu Tarakan Ingatkan Bahaya Deepfake dan Voice Cloning di Pemilu
Tarakan

Bawaslu Tarakan Ingatkan Bahaya Deepfake dan Voice Cloning di Pemilu

20 September 2026
Next Post
Pertamina Patra Niaga Pastikan Tidak Ada Perubahan Harga BBM Nonsubsidi per 21 September 2026

Pertamina Patra Niaga Pastikan Tidak Ada Perubahan Harga BBM Nonsubsidi per 21 September 2026

Polda Kaltara Gelar Pertemuan BUJP 2026, Dorong Profesionalisme dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Keamanan

Polda Kaltara Gelar Pertemuan BUJP 2026, Dorong Profesionalisme dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Keamanan

Sekprov Tekankan Tata Kelola Kolaboratif untuk Capai Target Pembangunan 2027

Sekprov Tekankan Tata Kelola Kolaboratif untuk Capai Target Pembangunan 2027

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbaikan Jalan Eks Sumalindo Terkendala Kemarau, Kaltara Kejar Ruas hingga Kilometer 147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bandara Juwata Antisipasi Gangguan, Fasilitas Penerbangan Terus Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz H Das’ad Latif Hadiri Tabligh Akbar, Camat Sambutan Apresiasi Dukungan JBSM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran, UPP Sungai Nyamuk Keluarkan Imbauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.