TARAKAN, Headlinews.id – Masuknya Festival Iraw Tengkayu (FIT) dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 membuka peluang promosi yang lebih luas bagi pariwisata Kota Tarakan.
Kementerian Pariwisata menyatakan festival budaya tersebut akan terus didorong sebagai salah satu event unggulan untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno, mengatakan Festival Iraw Tengkayu kembali terpilih sebagai salah satu dari 125 event unggulan nasional setelah melalui proses kurasi dari ratusan event yang diusulkan dari berbagai daerah.
“Kami melakukan kurasi dari ratusan event hingga terpilih 125 event. Festival Iraw Tengkayu kembali masuk untuk yang kelima kalinya,” katanya, saat hadir langsung dalam Festival Iraw Tengkayu XV di Tarakan, Minggu (5/7/2026).
Menurut Wisnu, proses kurasi dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, media hingga para ahli.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut bertujuan menghasilkan penilaian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Penilaiannya tidak hanya melibatkan unsur pariwisata. Ada akademisi, komunitas, pelaku bisnis, media, dan para ahli sehingga hasilnya objektif dan spesifik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian, di antaranya autentisitas budaya, keterlibatan masyarakat, nilai estetika, hingga filosofi yang terkandung dalam setiap rangkaian Festival Iraw Tengkayu.
“Yang kami nilai adalah autentisitasnya, keterlibatan masyarakatnya, budayanya, nilai estetikanya, sampai filosofinya,” jelasnya.
Menurut Wisnu, salah satu kekuatan Festival Iraw Tengkayu terletak pada tradisi masyarakat pesisir yang masih terjaga dan diwariskan secara turun-temurun.
Nilai budaya tersebut menjadi daya tarik yang membedakan festival ini dengan berbagai event lainnya di Indonesia.
“Tradisi ini menggambarkan masyarakat pesisir yang hidup berdampingan dengan laut dan mengungkapkan rasa syukur melalui prosesi adat. Nilai seperti inilah yang menjadi kekuatan Festival Iraw Tengkayu,” tuturnya.
Dengan kembali masuk dalam KEN, Kementerian Pariwisata akan memperluas promosi Festival Iraw Tengkayu melalui berbagai jejaring promosi pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tarakan.
“Kami akan terus mendorong promosi Festival Iraw Tengkayu kepada para pemangku kepentingan di luar negeri agar semakin banyak wisatawan mancanegara datang ke Tarakan. Kami juga mendorong pergerakan wisatawan nusantara untuk berkunjung pada setiap penyelenggaraan festival ini,” ungkapnya.
Selain memperkuat promosi, Wisnu berharap kualitas penyelenggaraan Festival Iraw Tengkayu terus ditingkatkan sehingga tidak hanya menjadi agenda pelestarian budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
“Ke depan kami berharap kualitasnya semakin meningkat. Festival ini tidak hanya menjadi event budaya, tetapi juga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (saf)








