TARAKAN, Headlinews.id – Sebanyak 4.411 peserta memadati jalan-jalan utama Kota Tarakan dalam Pawai Budaya Iraw Tengkayu XV, Sabtu (4/7/2026).
Ribuan peserta yang berasal dari sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), paguyuban, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur TNI dan Polri itu turut memeriahkan rangkaian festival budaya terbesar di Kota Tarakan yang kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Drs. M. Zainuddin Mas’ud A.H., mengatakan jumlah peserta tahun ini mencapai sekitar 4.411 orang.
Mereka terbagi dalam kategori pejalan kaki, kendaraan hias, sepeda hias, serta rangkaian Ngarak De Padaw Tuju Dulung.
“Berdasarkan data yang kami ada, jumlah peserta yang terlibat pada pawai budaya ini kurang lebih 4.411 orang, yang terbagi dari kategori pejalan kaki, kemudian kendaraan hias, dan sepeda hias. Untuk mobil kurang lebih 63 unit, kemudian sepeda kurang lebih 31 sepeda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, partisipasi peserta dari kalangan sekolah memang sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya karena pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan masa libur sekolah.
Meski demikian, antusiasme masyarakat untuk mengikuti Iraw Tengkayu tetap tinggi.
“Karena tahun ini bertepatan dengan libur sekolah, mungkin partisipasi sekolah yang berkurang tahun ini. Tetapi antusias masyarakat tetap tinggi karena mereka ingin merayakan kegiatan ini bersama,” katanya.
Data panitia menunjukkan peserta pejalan kaki berasal dari 39 sekolah dasar (SD), 39 sekolah menengah pertama (SMP), 12 sekolah menengah atas (SMA), serta 23 kelompok umum.
Sementara kategori kendaraan hias diikuti 17 mobil dari SD, sembilan mobil SMP, satu mobil SMA, dan 36 kendaraan dari kategori umum.
Selain sekolah, peserta juga berasal dari berbagai unsur masyarakat di Kota Tarakan, mulai dari paguyuban, OPD, organisasi kemasyarakatan hingga satuan TNI dan Polri yang ikut menampilkan beragam atraksi budaya dan kendaraan hias.
Zainuddin menjelaskan, rute peserta disesuaikan dengan kategori yang diikuti. Peserta pawai pejalan kaki berakhir di Simpang Walmuri, peserta sepeda hias finis di kawasan Jalan Diponegoro, Sebengkok, sedangkan kendaraan hias kembali menuju Stadion Datu Adil.
Adapun rombongan Padaw Tuju Dulung melanjutkan perjalanan menuju kawasan Pantai Amal sebagai lokasi puncak pelaksanaan Iraw Tengkayu.
“Untuk pejalan kaki finish-nya di Simpang Hotel Makmur, kemudian sepeda di Jalan Diponegoro Sebengkok, kemudian mobil hias kembali ke Stadion Datu Adil. Sedangkan Padaw langsung menuju Amal,” jelasnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa Iraw Tengkayu masih menjadi kebanggaan warga Tarakan sekaligus ruang untuk melestarikan budaya daerah.
“Alhamdulillah masyarakat tetap antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka ingin bersama-sama merayakan Iraw Tengkayu sebagai bagian dari budaya yang terus kita lestarikan,” tutupnya. (saf/rs)










