TARAKAN, Headlinews.id – Setelah ditetapkan sebagai sekolah model nasional, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tarakan mulai mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penguatan sumber daya manusia (SDM), pelatihan tenaga pendidik, hingga penyesuaian manajemen sekolah.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Abdul Razaq, mengatakan program tersebut saat ini telah memasuki tahap persiapan.
Pemerintah Kota Tarakan memfokuskan upaya pada pemenuhan kebutuhan pamong belajar dan penilik sebagai unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal.
Menurutnya, keterbatasan jumlah pamong belajar dan penilik masih menjadi tantangan yang perlu diatasi sebelum program sekolah model diterapkan.
“Yang kami siapkan terutama tenaga pengajar. Di SKB itu bukan guru, tetapi pamong belajar. Kemudian penilik sebagai pengawas juga masih kurang. Itu yang akan kami coba bantu. Alhamdulillah, untuk sarana dan prasarana sekolah sudah cukup representatif,” ujarnya.
Selain penguatan SDM, SKB Tarakan juga akan mengikuti tahapan penguatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding-Kecerdasan Artifisial (KKA) yang menjadi bagian dari implementasi sekolah model.
Razaq menjelaskan, penguatan tersebut akan diikuti dengan pembenahan manajemen sekolah. Kepala satuan pendidikan akan mengikuti pembinaan, sedangkan pamong belajar maupun tutor dijadwalkan mengikuti pelatihan sebelum program dijalankan.
“Sekarang masih dalam tahap pelatihan dan persiapan. Kepala sekolah akan mengikuti penguatan manajemen, kemudian pamong maupun tutor yang akan mengajar juga mengikuti pelatihan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, Kepala UPT SPNF SKB Kota Tarakan, Patmaria Krisnova Levryn, dipercaya menjadi salah satu anggota tim penyusun kurikulum sekolah model yang saat ini masih dibahas di tingkat nasional.
“Alhamdulillah Ibu Nova ditunjuk menjadi salah satu penyusun kurikulum. Kurikulumnya masih didiskusikan agar nantinya menjadi acuan pelaksanaan sekolah model secara nasional,” ungkapnya.
Razaq berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga implementasi sekolah model di SKB Kota Tarakan dapat dilaksanakan secara optimal.
“Sekarang kami masih menjalani proses persiapan, mulai dari pelatihan hingga penguatan berbagai aspek yang dibutuhkan. Mudah-mudahan seluruh tahapan ini berjalan dengan baik sehingga program sekolah model dapat segera diterapkan,” pungkasnya. (*/saf)










