MAKKAH, Headlinews.id – Satu hari menjelang puncak ibadah haji, jamaah haji asal Kalimantan Utara yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan mendapat pembekalan intensif terkait teknis pelaksanaan Armuzna di Makkah.
Seluruh jamaah dijadwalkan bergerak menuju Padang Arafah pada 25 Mei 2026 atau bertepatan 8 Dzulhijjah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan petugas kloter saat ini terus memperkuat koordinasi sekaligus memberikan bimbingan kepada jamaah agar lebih siap menghadapi tahapan Armuzna.
“Kami terus melakukan pembimbingan kepada jamaah, mulai dari persiapan fisik, mental, sampai perlengkapan pribadi yang harus dibawa saat Armuzna nanti,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Pembimbingan dilakukan secara langsung dari lantai ke lantai di Hotel Moro Global Makkah yang ditempati jamaah asal Kalimantan Utara.
Petugas juga kembali mengingatkan tata cara manasik haji, mulai mandi ihram, salat sunnah ihram, niat haji, hingga doa-doa yang dibaca selama pelaksanaan Armuzna.
“Kami juga menyampaikan kembali susunan kegiatan selama puncak haji, termasuk petugas-petugas yang nanti mendampingi jamaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” katanya.
Selain pembimbingan kepada jamaah, pihak kloter juga terus melakukan koordinasi dengan syarikah terkait teknis pergerakan dan penempatan jamaah selama pelaksanaan Armuzna.
Ia menjelaskan, setelah pelaksanaan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, jamaah akan bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit hingga sekitar pukul 00.30 dini hari waktu Arab Saudi.
Selanjutnya jamaah Kloter 7 dijadwalkan diberangkatkan menuju Mina pada trip kedua sekitar pukul 00.30 hingga 02.30 dini hari 10 Dzulhijjah.
“Setelah tiba di Mina, jamaah akan melaksanakan lontar jumrah aqabah sesuai jadwal yang telah diatur pihak syarikah,” jelasnya.
Usai melaksanakan lontar jumrah aqabah dan tahalul awal, jamaah akan kembali ke tenda untuk melanjutkan rangkaian lontar jumrah ula, wustha, dan aqabah selama hari tasyrik pada 11 hingga 13 Dzulhijjah.
Dari total 358 jamaah Kloter 7, sebanyak 316 orang memilih nafar awal atau meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah untuk kembali ke hotel di Makkah. Sementara 43 jamaah lainnya mengambil nafar tsani dan dijadwalkan meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijjah.
“Setelah kembali ke hotel, jamaah masih akan menyelesaikan rangkaian rukun haji lainnya seperti tawaf ifadlah, sai, dan tahalul akhir,” ujarnya.
Seluruh pelaksanaan Armuzna nantinya dilakukan di bawah koordinasi petugas kloter untuk memastikan pergerakan jamaah tetap tertib dan terpantau selama puncak ibadah haji berlangsung.
Di tengah persiapan tersebut, kondisi kesehatan jamaah juga menjadi perhatian petugas kloter. Sejumlah jamaah dilaporkan mengalami batuk, flu, hingga demam akibat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
“Cuaca selama Armuzna diperkirakan mencapai 43 sampai 46 derajat Celsius. Jamaah terus kami ingatkan menjaga kondisi tubuh, mengatur aktivitas, dan tidak memaksakan diri,” pungkasnya. (saf)







