TARAKAN, Headlinews.id – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 59 Tarakan mencatat berbagai perkembangan selama menjalani proses pendidikan dan pembinaan sejak mulai beroperasi. Capaian tersebut ditampilkan dalam kegiatan Open House SRT 59 Tarakan di halaman UPTD LLK Tarakan, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Transformasi Karakter Menuju Prestasi” itu menjadi ajang memperlihatkan proses pembelajaran yang telah dijalani peserta didik selama 9 bulan 10 hari, mulai dari pembelajaran akademik, penguatan karakter, hingga kegiatan pengembangan potensi.
Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, yang menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, perkembangan peserta didik SRT 59 Tarakan menunjukkan hasil dari proses pendampingan yang dilakukan secara menyeluruh.
“Selama berada di SRT, anak-anak tidak hanya mendapatkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dibentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandiriannya. Perkembangan ini menjadi hal yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Menurut Ibnu, berbagai karya dan prestasi yang ditampilkan peserta didik menjadi gambaran bahwa program pendidikan di SRT mampu memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan masing-masing.
“Setiap anak memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Dengan pendampingan yang tepat, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan dan kepercayaan diri,” katanya.
Ia menyebut keberadaan SRT 59 Tarakan sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut juga mendukung arah pembangunan nasional melalui peningkatan akses pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Disampaikan pula rencana pemindahan SRT 59 Tarakan ke gedung baru di Kecamatan Tarakan Utara. Fasilitas baru tersebut diproyeksikan dapat mendukung kegiatan belajar dan pembinaan peserta didik agar berjalan lebih optimal.
Ibnu mengatakan kesiapan sarana pendidikan menjadi bagian penting dalam menunjang proses pembelajaran. Dengan lingkungan belajar yang lebih baik, peserta didik diharapkan dapat semakin berkembang.
“Gedung baru nantinya menjadi bagian dari upaya memberikan ruang belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak SRT. Namun yang paling utama tetap bagaimana proses pendidikan dan pendampingan terus berjalan dengan baik,” jelasnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini mendampingi peserta didik SRT 59 Tarakan. Peran pendidik dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan kemampuan anak-anak selama mengikuti program tersebut.
“Keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari capaian yang diraih hari ini, tetapi juga dari perubahan sikap, kemandirian, dan kesiapan peserta didik menghadapi tahapan pendidikan berikutnya,” pungkas Ibnu. (*/saf)










