TARAKAN, Headlinews.id – Tugas pelayanan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tarakan tidak selalu berkaitan dengan penanganan kebakaran maupun keadaan darurat. Kali ini, tiga personel Damkar Sektor Barat membantu orang tua Muhammad Salim Al Fikri mengurus permohonan perpindahan sekolah anaknya dari Nunukan ke Tarakan.
Pendampingan berawal ketika orang tua Salim mendatangi Damkar Sektor Barat untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti permohonan tersebut, petugas mendatangi SMA Negeri 5 Tarakan di Kelurahan Karang Anyar Pantai dan SMA Negeri 4 Tarakan di Kelurahan Pamusian.
Komandan Regu C Damkar Sektor Barat Tarakan, Wijaya Kusuma, S.E., mengatakan permintaan tersebut ditindaklanjuti dengan mendatangi sekolah yang dituju agar orang tua mendapat bantuan dalam menyampaikan pengajuan perpindahan.
“Awalnya ada salah satu orang tua datang ke Sektor Barat untuk meminta bantuan karena anaknya masih sekolah di Nunukan dan ingin pindah ke Tarakan. Setelah menerima laporan itu, petugas berupaya membantu dengan menemui pihak sekolah,” ujar Wijaya, Senin (12/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, tiga personel bertemu dengan kepala sekolah dari kedua SMA negeri untuk menyampaikan maksud kedatangan sekaligus membicarakan prosedur perpindahan siswa. Pendampingan ini diharapkan membantu orang tua memperoleh informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi.
Wijaya menjelaskan, keterlibatan Damkar sebatas mendampingi dan menyampaikan permohonan. Persetujuan perpindahan tetap mengikuti ketentuan serta ketersediaan daya tampung yang ditetapkan pihak sekolah dan instansi pendidikan terkait.
“Melalui kunjungan itu, kami berharap orang tua bisa mendapat penjelasan langsung mengenai proses dan persyaratan yang harus disiapkan. Jadi, mereka memiliki gambaran tentang langkah selanjutnya untuk mengurus perpindahan sekolah anaknya,” katanya.
Menurut Wijaya, pelayanan kepada masyarakat juga dapat diwujudkan dengan membantu warga yang membutuhkan pendampingan sesuai kemampuan dan kewenangan petugas. Selain pemadaman kebakaran dan operasi penyelamatan, personel berupaya merespons kebutuhan warga yang memerlukan bantuan.
“Permohonan ini sudah disampaikan kepada pihak sekolah. Selanjutnya, prosesnya mengikuti ketentuan yang berlaku. Mudah-mudahan ada jalan keluar agar Muhammad Salim Al Fikri bisa melanjutkan pendidikan di Tarakan,” ungkap Wijaya. (saf)








