TARAKAN, Headlinews.id – Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Utara meminta percepatan pencairan dana pengadaan perangkat pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Permintaan ini disampaikan karena sejumlah peralatan masih harus dipesan, sementara pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar tiga pekan.
Wakil Bendahara Pengprov Perpani Kaltara, Muhammad Taufiq Chusairi, mengatakan waktu pengadaan semakin terbatas sehingga pencairan dana perlu segera dilakukan. Pihaknya khawatir peralatan yang dipesan tidak tiba sebelum pertandingan dimulai apabila proses pengadaan terlambat.
“Kalau bisa dana perangkat pertandingan segera dicairkan. Kami khawatir peralatan yang dipesan tidak sampai pada hari pelaksanaan karena pengirimannya lewat kapal dan biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Sementara waktunya sudah semakin dekat,” ujar Taufiq.
Perpani Kaltara memperkirakan membutuhkan sekitar 38 bantalan panahan untuk menunjang pertandingan. Selain bantalan, perlengkapan yang perlu disiapkan meliputi timer, webbing untuk penanda garis lapangan, serta flip score atau papan penunjuk skor.
Menurut Taufiq, peralatan yang tersedia saat ini belum mencukupi kebutuhan pertandingan. Pengadaan baru diperlukan agar perlengkapan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan teknis setiap nomor tanding.
“Peralatan yang ada sekarang masih kurang. Kami masih membutuhkan perangkat baru untuk Porprov, terutama bantalan. Kami juga perlu menyiapkan timer, webbing, flip score, dan perlengkapan lainnya,” jelasnya.
Ia menerangkan, bantalan panahan memiliki sejumlah spesifikasi ketebalan, mulai dari 9 milimeter, 12 milimeter hingga 15 milimeter. Ketebalan tersebut perlu diperhatikan dalam pengadaan karena berkaitan dengan spesifikasi peralatan yang digunakan dalam pertandingan.
“Kalau yang biasa dipakai di tingkat nasional, bantalan dengan ketebalan 15 milimeter. Jadi, kami perlu menyesuaikan peralatan yang akan dibeli dengan kebutuhan pertandingan,” katanya.
Mengenai anggaran, Taufiq menyebut Pengprov Perpani Kaltara telah mengajukan kebutuhan dana, tetapi belum mengetahui besaran yang akan disetujui. Pengadaan nantinya disesuaikan dengan alokasi yang diterima melalui KONI Kaltara.
“Kami sudah mengajukan kebutuhan anggarannya, tetapi belum tahu berapa yang disetujui. Nanti kami menyesuaikan dengan dana yang diterima dari KONI untuk belanja perangkat pertandingan. Kami meminta bantuan Dispora agar dana tersebut bisa segera disalurkan,” ujarnya.
Ia berharap pencairan dapat dilakukan dalam waktu dekat, bahkan jika memungkinkan pada pekan berikutnya. Percepatan tersebut diperlukan agar pemesanan barang bisa segera dilakukan dan waktu pengiriman tidak mengganggu persiapan pertandingan.
“Kalau bisa minggu depan sudah ada kepastian pencairannya, karena kami perlu segera memesan peralatan. Pengiriman lewat kapal bisa memakan waktu sekitar tiga minggu, jadi kami harus memperhitungkan waktu agar seluruh perangkat pertandingan bisa tersedia saat Porprov dimulai,” kata Taufiq.
Persiapan atlet juga terus berjalan, khususnya bagi pemanah dari Tarakan. Taufiq menilai antusiasme atlet dalam menjalani latihan cukup tinggi. Porprov kali ini mempertandingkan empat kategori panahan, yakni Standard Bow, Recurve, Compound, dan Barebow.
Keempat kategori tersebut membutuhkan dukungan peralatan yang memadai agar pertandingan dapat berlangsung sesuai ketentuan. Perpani Kaltara berharap kesiapan atlet dapat diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan perangkat pertandingan.
“Antusiasme teman-teman atlet Tarakan sangat luar biasa. Kategori yang dimainkan juga mencakup Standard Bow, Recurve, Compound, dan Barebow. Karena itu, kesiapan peralatan perlu diperhatikan agar pelaksanaan pertandingan berjalan dengan baik,” pungkas Taufiq. (saf)








