NUNUKAN, Headlinews.id – Berakhirnya Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara menyisakan catatan positif bagi panitia penyelenggara.
Selain seluruh pertandingan berlangsung sesuai jadwal, ajang yang digelar di Kabupaten Nunukan pada 2–5 Juli itu juga dinilai berhasil memperkuat soliditas wartawan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Ketua Panitia Besar (PB) Porwada II Kaltara, Eliazar Simon, mengatakan kelancaran penyelenggaraan merupakan hasil dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, perangkat pertandingan hingga seluruh kontingen peserta.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda. Di setiap cabang olahraga, para peserta mampu menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kebersamaan selama mengikuti pertandingan,” katanya.
Porwada II Kaltara mempertandingkan sembilan cabang, yakni futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, biliar, domino, atletik, esports, serta karya jurnalistik.
Menurut Eliazar, seluruh pertandingan berlangsung kompetitif, namun tidak mengurangi semangat kekeluargaan di antara wartawan dari berbagai daerah.
Ia menilai ajang tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antarsesama insan pers di Kalimantan Utara.
“Persaingan hanya terjadi di arena pertandingan. Setelah pertandingan selesai, seluruh peserta kembali berbaur dan mempererat hubungan sebagai satu keluarga besar wartawan di Kalimantan Utara,” ujarnya.
Pada akhir kompetisi, PWI Kota Tarakan kembali mempertahankan gelar juara umum setelah mengumpulkan 11 medali emas, enam perak, dan 16 perunggu atau total 33 medali.
PWI Kabupaten Nunukan menempati posisi kedua dengan raihan tujuh emas, delapan perak, dan delapan perunggu, disusul PWI Kabupaten Bulungan di peringkat ketiga dengan dua emas, enam perak, dan 14 perunggu.
Meski demikian, Eliazar menegaskan perolehan medali bukan menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan Porwada.
Baginya, terciptanya hubungan yang semakin erat antarwartawan justru menjadi nilai penting yang diperoleh selama empat hari pelaksanaan.
“Prestasi tentu menjadi kebanggaan setiap kontingen, tetapi kebersamaan dan kekompakan antarsesama wartawan memiliki nilai yang jauh lebih besar. Semangat seperti ini perlu terus dipertahankan,” tuturnya.
Eliazar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forkopimda, PWI Nunukan selaku panitia pelaksana, sponsor, perangkat pertandingan, tenaga kesehatan, aparat keamanan, relawan, dan seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya Porwada II.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Keberhasilan penyelenggaraan Porwada merupakan hasil kerja bersama. Dukungan dari seluruh pihak membuat setiap tahapan kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Ia berharap pengalaman menjadi tuan rumah Porwada II dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada edisi berikutnya, sekaligus memperkuat persiapan atlet wartawan Kalimantan Utara menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
“Semoga Porwada terus menjadi wadah mempererat persaudaraan antarsesama wartawan sekaligus mendorong peningkatan prestasi, baik di bidang olahraga maupun karya jurnalistik,” pungkasnya. (*/saf)










