TARAKAN, Headlinews.id – Dukungan anggaran untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 mencapai Rp1,2 miliar. Dana tersebut terbagi antara alokasi Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebesar Rp950 juta serta bantuan operasional KONI Tarakan senilai Rp250 juta.
Sekretaris KONI Tarakan, Rizkiyanto, menjelaskan anggaran yang dikelola Dispora dialokasikan untuk dua kebutuhan utama, yakni keberangkatan kontingen dan pengadaan seragam beserta atribut.
“Anggaran dari pemerintah kota melalui Dispora sebesar Rp950 juta. Rinciannya Rp700 juta untuk keberangkatan kontingen dan Rp250 juta untuk pengadaan seragam serta atribut. Seluruh anggaran itu dikelola langsung oleh Dispora Tarakan,” jelas Rizkiyanto.
Alokasi Rp700 juta diperuntukkan bagi kebutuhan keberangkatan kontingen Tarakan menuju Kabupaten Malinau. Sementara Rp250 juta lainnya digunakan untuk pengadaan seragam dan atribut atlet serta unsur pendukung kontingen.
Di luar anggaran yang dikelola Dispora, KONI Tarakan juga memperoleh bantuan operasional sebesar Rp250 juta pada tahun ini. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan organisasi, tetapi turut mendukung persiapan cabang olahraga (cabor) menghadapi Porprov.
“Anggaran operasional KONI sebesar Rp250 juta. Penggunaannya tidak hanya untuk kebutuhan organisasi, tetapi juga mendukung persiapan seluruh cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov,” ungkapnya.
Dukungan tersebut mencakup pelaksanaan training center (TC), kebutuhan latihan, hingga berbagai keperluan teknis persiapan pertandingan. KONI turut membantu kebutuhan masing-masing cabor dalam mematangkan kesiapan atlet sebelum berlaga.
“Untuk persiapan cabor, ada kebutuhan TC, latihan, sampai kebutuhan teknis pertandingan. Itu juga masuk dalam penggunaan anggaran KONI karena persiapan atlet membutuhkan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” katanya.
Selain persiapan teknis, bantuan tersebut juga diarahkan untuk menunjang pembinaan atlet agar proses latihan di masing-masing cabor berjalan sesuai kebutuhan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
“Anggaran KONI tidak sebatas untuk operasional organisasi. Ada dukungan untuk pembinaan atlet, pelaksanaan TC, latihan, serta kebutuhan teknis lainnya dalam persiapan menghadapi Porprov,” tutup Rizkiyanto. (saf)










