TARAKAN, Headlinews.id – Pengerjaan sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga Kamis (29/10/2026), pembukaan badan jalan yang menjadi salah satu sasaran utama program tersebut telah mencapai progres 75 persen dari total panjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter.
Selain pembukaan jalan, Satgas TMMD Kodim 0907/Tarakan juga terus menggenjot pengerjaan saluran drainase atau parit di sisi kanan dan kiri jalan. Pekerjaan dengan total panjang 5.000 meter dan lebar 1 meter tersebut telah mencapai progres 40 persen.
Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja secara gotong royong untuk mempercepat penyelesaian pembangunan. Dukungan alat berat juga dimaksimalkan untuk membuka jalur, meratakan badan jalan, serta membersihkan kawasan yang menjadi sasaran pekerjaan.
Meski dihadapkan dengan kondisi medan yang cukup menantang, semangat personel TNI dan masyarakat tetap terjaga demi menuntaskan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Ke-130 Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan pembukaan badan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas karena diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
“Pengerjaan pembukaan badan jalan ini terus kami kebut dengan memaksimalkan alat berat dan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga. Hingga saat ini progresnya sudah mencapai 75 persen. Kami berharap sasaran fisik ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas perekonomian, serta memperlancar distribusi hasil bumi masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Ke-130 ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, yakni 95 personel TNI AD, 15 personel TNI AL, empat personel TNI AU, 12 personel Polres, 10 personel Brimob, 14 personel pemerintah daerah, serta 70 warga masyarakat.
Kolaborasi lintas instansi bersama masyarakat tersebut menjadi wujud sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Melalui program TMMD, kehadiran TNI diharapkan tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(**)







