TARAKAN, Headlinews.id – Kemampuan menjahit dan mengoperasikan komputer menjadi dua keterampilan yang dibekali kepada masyarakat melalui program Polisi Peduli Pengangguran di Tarakan. Pelatihan ini diarahkan untuk memperluas pilihan masyarakat dalam mencari pekerjaan sekaligus membuka kesempatan membangun usaha secara mandiri.
Wakapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., mengatakan penguasaan keterampilan praktis dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat saat memasuki dunia kerja. Menurutnya, peserta pelatihan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang dipelajari, baik sebagai modal melamar pekerjaan maupun merintis usaha.
“Setiap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kesempatan. Silakan ikuti seluruh materi dengan serius, aktif bertanya kepada instruktur, dan jangan ragu untuk mencoba. Kemampuan tersebut akan lebih bermanfaat apabila terus diasah dan dikembangkan setelah pelatihan selesai,” ujarnya saat menghadiri kegiatan di UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Jalan Gunung Tembak RT 06, Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Kamis (5/11/2026).
Dua bidang yang diberikan kepada peserta mencakup keterampilan menjahit dan pengoperasian komputer, khususnya Microsoft Excel. Kedua materi tersebut memiliki penerapan dalam aktivitas pekerjaan maupun kegiatan usaha.
Keterampilan menjahit dapat dikembangkan menjadi jasa produksi dan perbaikan pakaian, sedangkan kemampuan komputer mendukung pekerjaan administrasi serta pengolahan data.
Yusuf juga mengingatkan peserta agar menjadikan pelatihan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri. Kedisiplinan, ketekunan, dan rasa percaya diri dinilai turut menentukan kemampuan seseorang dalam memanfaatkan keahlian yang telah diperoleh.
“Jangan mudah berkecil hati apabila menghadapi keterbatasan. Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan bangun kepercayaan diri. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memiliki bekal yang bisa digunakan untuk memperoleh pekerjaan ataupun menciptakan lapangan usaha sendiri,” tuturnya.
Ia turut mengapresiasi instruktur dan jajaran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Tarakan yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan. Kolaborasi tersebut dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pembelajaran keterampilan secara langsung dari tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WITA itu turut dihadiri Wakapolres Tarakan Kompol Boby Vaski P., S.I.K., Kapolsek Tarakan Timur AKP Muhdar, S.E., Kasat Binmas Polres Tarakan IPTU Beny Apriyadi, perwakilan Ditbinmas Polda Kaltara IPDA Eko Budiono, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja H. Agus Sutanto, S.Sos., M.AP., serta Kepala UPTD Lembaga Latihan Kerja Syahriansyah, S.E., M.M.
Program Polisi Peduli Pengangguran ini memperluas peran kepolisian dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan yang dilakukan tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan sosial dan ekonomi.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Apa yang dipelajari sekarang bisa menjadi awal untuk meningkatkan kemampuan, mendapatkan pekerjaan, bahkan membuka usaha yang nantinya memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkas Yusuf. (saf/*)










