Minggu, Oktober 18, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Tarakan Dilanda Longsor dan Pohon Tumbang, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

by Redaksi 2
7 Juli 2026
in Tarakan
A A
Tarakan Dilanda Longsor dan Pohon Tumbang, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Petugas BPBD Kota Tarakan mengevakuasi pohon mangga berukuran besar yang tumbang menimpa rumah di RT 3 Kelurahan Karang Balik, Selasa (7/7/2026). BPBD mengerahkan tujuh personel untuk menangani kejadian tersebut karena pohon juga mengenai jaringan listrik PLN.

TARAKAN, Headlinews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan menangani tiga kejadian yang dipicu cuaca dalam sehari pada Selasa (7/7/2026). Peristiwa tersebut meliputi pohon tumbang di Kelurahan Karang Balik serta dua kejadian tanah longsor di Ladang Dalam dan RT 30 Kelurahan Sebengkok.

Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep, mengatakan seluruh personel yang bertugas langsung diterjunkan untuk menangani pohon tumbang di Karang Balik karena ukurannya cukup besar dan membahayakan. Sedikitnya tujuh personel dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

“Pohon tumbang di Karang Balik ukurannya cukup besar sehingga seluruh personel yang bertugas hari ini kami kerahkan. Ada tujuh anggota di lapangan karena penanganannya memang membutuhkan kehati-hatian,” ujarnya.

BACA JUGA
  • Oknum Kontraktor Diciduk, Jejak 60 Cartridge Etomidate Seret Wanita di THM
  • Pasca Penanganan, Lokasi Bekas Kebakaran Batu Bara di Karang Anyar Masih Dipantau
  • Karhutla Tarakan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Salurkan Bantuan Kesehatan

Selain pohon tumbang, BPBD juga menerima dua laporan tanah longsor. Longsor di Ladang Dalam berdampak terhadap dua rumah warga, sedangkan longsor di RT 30 Sebengkok hanya mengenai pagar rumah.

Meski demikian, lokasi di Sebengkok masih berpotensi mengalami longsor susulan sehingga tim masih melakukan asesmen.

“Di Ladang Dalam longsor berdampak terhadap dua rumah. Sementara di Sebengkok hanya mengenai pagar rumah, tetapi masih berpotensi terjadi longsor susulan sehingga tim masih melakukan asesmen di lapangan,” katanya.

Menurut Yonsep, longsor di Ladang Dalam diduga dipicu terganggunya alur air akibat aktivitas pengerukan di bagian atas lereng. Kondisi tersebut memicu erosi ketika hujan turun dan akhirnya berdampak terhadap rumah warga.

“Di Ladang Dalam sebenarnya itu jalur air. Ada aktivitas pengerukan di bagian atas sehingga memicu erosi dan akhirnya berdampak terhadap dua rumah warga,” jelasnya.

Baca Juga  Tragis, Bocah SD di Tarakan Meninggal Dunia Diduga Akibat Pemukulan Teman Sekelas

Ia menerangkan, penanganan yang dilakukan BPBD disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan. Apabila longsor mengancam atau merusak bangunan utama, petugas akan melakukan penanganan secara langsung.

Sementara jika dampaknya masih tergolong ringan, BPBD memberikan bantuan berupa terpal dan karung untuk penanganan sementara oleh pemilik rumah.

“Kalau longsor sampai merusak bangunan inti tentu kami tangani. Tetapi kalau dampaknya masih bisa ditangani pemilik rumah, biasanya kami memberikan terpal dan karung untuk penanganan sementara,” ungkap Yonsep.

BPBD mencatat, sepanjang Juli 2026 telah terjadi empat kejadian tanah longsor di kawasan permukiman serta dua kejadian pohon tumbang.

Dari seluruh kejadian longsor tersebut, sebagian besar hanya berdampak pada permukiman warga dan tidak mengenai fasilitas umum.

Yonsep menilai meningkatnya potensi bencana dipengaruhi anomali cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski hujan yang turun cenderung berintensitas ringan, durasinya lebih panjang sehingga meningkatkan risiko pergerakan tanah.

“Tarakan itu tidak mengenal musim. Saat ini memang terjadi anomali cuaca. Hujannya mungkin tidak terlalu lebat, tetapi durasinya lebih panjang sehingga masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan,” tuturnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada meski hujan telah reda. Menurutnya, karakteristik tanah di Tarakan yang didominasi pasir membuat longsor tidak selalu terjadi saat hujan, tetapi dapat muncul beberapa hari setelahnya akibat air yang meresap ke dalam rongga tanah yang terbentuk saat musim kering.

“Longsor di Tarakan tidak selalu terjadi saat hujan. Dua sampai tiga hari setelah hujan, bahkan bisa sampai seminggu kemudian, longsor masih dapat terjadi karena kondisi tanah kita berpasir dan memiliki rongga setelah kemarau,” jelasnya.

Yonsep juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan lereng, agar tidak hanya mengandalkan penanganan pemerintah.

Baca Juga  DPRKPP Bulungan Padamkan PJU di Area yang Tergenang Banjir  

Menurutnya, langkah mitigasi dapat dimulai dari lingkungan masing-masing, termasuk menjaga tutupan vegetasi dan melakukan penanaman kembali apabila membuka lahan.

“Kalau ada pembukaan lahan, sebaiknya diimbangi dengan penanaman kembali. Untuk daerah rawan longsor, bambu menjadi salah satu tanaman yang baik karena membantu menyerap air. Yang tinggal di kawasan lereng juga jangan hanya menunggu pemerintah, tetapi ikut melakukan mitigasi sesuai kondisi lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: anomali cuacaBPBD TarakanCuacaKarang BalikLadang DalamLongsorMitigasi BencanaPohon TumbangSebengkokYonsep
Advertisement Banner

Baca Juga

BREAKING NEWS: Pria 29 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Nangka
Tarakan

BREAKING NEWS: Pria 29 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Nangka

18 Oktober 2026
Tinjau Pengerjaan Jalan, Dansatgas TMMD Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Tarakan

Tinjau Pengerjaan Jalan, Dansatgas TMMD Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

18 Oktober 2026
Babinsa Serka Arifin Dampingi Pembangunan Sumur Bor TMMD ke-130 di Kampung Satu Skip
Tarakan

Babinsa Serka Arifin Dampingi Pembangunan Sumur Bor TMMD ke-130 di Kampung Satu Skip

18 Oktober 2026
Usai Bekerja, Dandim Tarakan Berbincang Santai dengan Warga di Lokasi TMMD
Tarakan

Usai Bekerja, Dandim Tarakan Berbincang Santai dengan Warga di Lokasi TMMD

18 Oktober 2026
Panwasrah Cek Potensi Pendaftaran Ganda Atlet Porprov Kaltara
KALTARA

Panwasrah Cek Potensi Pendaftaran Ganda Atlet Porprov Kaltara

17 Oktober 2026
Makan Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Tarakan Perkuat Kebersamaan
Tarakan

Makan Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Tarakan Perkuat Kebersamaan

17 Oktober 2026
Next Post
Pengamanan Polri Jaga Kelancaran Konferensi GKII Kayan Hilir di Long Beluah

Pengamanan Polri Jaga Kelancaran Konferensi GKII Kayan Hilir di Long Beluah

PWI Tarakan Pertahankan Gelar Juara Umum Porwada II Kaltara

PWI Tarakan Pertahankan Gelar Juara Umum Porwada II Kaltara

Jembatan Bailey Mulai Bergeser, Dishub Perketat Pengawasan Truk Sawit

Jembatan Bailey Mulai Bergeser, Dishub Perketat Pengawasan Truk Sawit

Berita Populer

  • Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Lantik Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Kaltara Gelar Taklimat Awal Pemeriksaan Kinerja BPK RI Terkait Penanganan TPPO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD Tarakan Buka Jalan 2,5 Kilometer, Permudah Akses Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.