TARAKAN, Headlinews.id — Pendidikan teologi dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan sosial di daerah majemuk seperti Tarakan, seiring dimulainya perkuliahan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Oikos Monos Tarakan, Kamis (5/2/2026).
Pembukaan perkuliahan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus STT Oikos Monos Tarakan dan dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, di Kampus STT Oikos Monos Tarakan.
Ibnu Saud Is menekankan, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan memiliki kontribusi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berintegritas dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman masyarakat.
“Tarakan adalah kota yang majemuk. Lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai moral, toleransi, dan tanggung jawab sosial,” kata Ibnu Saud.
Ia menilai kehadiran STT Oikos Monos sebagai sekolah tinggi teologi pertama di Kota Tarakan memperkuat ekosistem pendidikan tinggi, khususnya di bidang keagamaan, yang selama ini belum banyak tersedia di Kalimantan Utara.
Menurutnya, pendidikan teologi tidak hanya berorientasi pada penguatan keimanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sikap sosial yang sejalan dengan nilai kebangsaan.
“Pendidikan keagamaan harus mampu menjawab tantangan sosial, menjaga kerukunan, dan mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ibnu Saud juga mendorong pengurus STT Oikos Monos Tarakan yang baru dikukuhkan untuk mengelola institusi secara profesional, akuntabel, dan terbuka terhadap kerja sama lintas sektor.
Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan dinilai penting agar keberadaan STT Oikos Monos memberi dampak yang luas, tidak hanya bagi civitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Pembukaan perkuliahan ini menandai dimulainya aktivitas akademik STT Oikos Monos Tarakan pada tahun ajaran baru sekaligus menjadi tonggak penguatan pendidikan teologi di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
“Pemerintah daerah mendukung tumbuhnya pendidikan yang membangun karakter, memperkuat toleransi, dan memberi manfaat nyata bagi kehidupan sosial masyarakat Tarakan,” pungkas Ibnu Saud. (*)










