TANJUNG SELOR, Headlinews.id – FORKI Kabupaten Bulungan mulai menjalankan program Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara di Kabupaten Malinau. Program ini diikuti 13 atlet karate dan berlangsung selama sekitar tiga bulan.
Pemusatan latihan yang dimulai Rabu malam (3/6/2026) di Aula SMK Negeri 1 Tanjung Selor itu menjadi tahap awal pembinaan yang disusun secara bertahap, mulai dari penguatan teknik dasar, fisik, hingga kesiapan mental bertanding para atlet.
Ketua FORKI Bulungan, Tasa Gung mengatakan TC ini dirancang sebagai proses pembentukan atlet yang benar-benar siap menghadapi pertandingan, bukan hanya sekadar menjalani latihan rutin.
“Program TC ini kita siapkan untuk pembinaan menuju Porprov Kaltara. Jadi tidak hanya fokus pada teknik saja, tapi bagaimana atlet ini bisa benar-benar siap secara keseluruhan, baik dari sisi fisik, mental bertanding, maupun disiplin latihan. Karena di pertandingan nanti, semua aspek itu akan sangat menentukan,” ujarnya.
Selama program berlangsung, para atlet menjalani latihan yang lebih terstruktur. Selain teknik dasar dan penguasaan gerakan, porsi latihan juga mencakup strategi bertanding serta peningkatan daya tahan fisik agar mampu menjaga performa di arena kompetisi.
Tasa menegaskan, pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan, sehingga diperlukan proses latihan yang konsisten dan berkesinambungan agar perkembangan atlet dapat terukur dari waktu ke waktu.
“Kalau kita bicara pembinaan, ini tidak bisa instan. Harus ada proses yang berulang dan terarah. Atlet harus dibiasakan dengan pola latihan yang disiplin supaya perkembangan mereka bisa terlihat dan terukur. Dari situ kita tahu mana yang sudah siap dan mana yang masih perlu ditingkatkan,” katanya.
Selain untuk Porprov Kaltara di Malinau, TC ini juga diarahkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Shukaido Borneo II yang akan digelar di Banjarmasin pada Juli 2026. Ajang tersebut menjadi salah satu tolok ukur kemampuan atlet hasil pembinaan.
“Shukaido Borneo II ini kita jadikan ajang uji coba. Dari situ nanti bisa terlihat sejauh mana hasil latihan selama ini, apa yang sudah berkembang dan apa yang masih perlu diperbaiki sebelum masuk ke Porprov. Jadi bukan hanya soal ikut pertandingan, tapi juga evaluasi pembinaan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan keseriusan atlet selama menjalani program TC, karena menurutnya hasil akhir sangat bergantung pada komitmen masing-masing atlet dalam mengikuti setiap sesi latihan.
“Kita selalu ingatkan ke atlet, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena hasil tidak akan datang kalau tidak ada keseriusan. Semakin disiplin mereka latihan, semakin besar peluang untuk berkembang dan meraih prestasi,” ujarnya.
FORKI Bulungan juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Bulungan atas dukungan yang diberikan dalam pembinaan cabang olahraga karate di daerah. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan prestasi atlet ke depan.
“Dukungan dari KONI ini sangat membantu. Karena tanpa sinergi dengan berbagai pihak, pembinaan tidak bisa berjalan maksimal. Harapan kita tentu prestasi karate Bulungan bisa terus meningkat, tidak hanya di tingkat provinsi tapi juga nasional,” pungkas Tasa. (rn)










