TARAKAN, Headlinews.id – Blok hunian warga binaan di Lapas Kelas IIA Tarakan kembali digeledah. Pemeriksaan dilakukan di seluruh kamar untuk memastikan tidak ada telepon genggam, narkoba, maupun barang-barang terlarang lainnya berada di dalam lapas.
Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, bersama jajaran pengamanan. Seluruh blok hunian menjadi sasaran pemeriksaan sebagai bagian dari pengawasan rutin untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
“Pemeriksaan seperti ini memang sudah menjadi agenda rutin. Jadi, bukan karena ada kejadian tertentu baru kami bergerak. Pengawasan seperti ini memang harus terus dilakukan supaya kondisi di dalam lapas tetap terkendali dan kalau ada potensi gangguan bisa kami ketahui lebih cepat,” kata Jupri.
Petugas memeriksa setiap kamar hunian beserta barang-barang milik warga binaan yang berada di dalamnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan tidak ada benda maupun barang yang dilarang berada di lingkungan lapas.
Menurut Jupri, pemeriksaan berkala menjadi bagian dari sistem pengamanan yang diterapkan di Lapas Kelas IIA Tarakan. Selanjutnya, petugas dapat memastikan tata tertib di dalam lapas tetap berjalan sekaligus meminimalkan potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Kalau pengawasan sampai longgar, tentu risikonya lebih besar. Seluruh blok kami periksa secara berkala. Aturan di dalam lapas harus dipatuhi dan kami memastikan tidak ada barang-barang yang dilarang berada di kamar hunian,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap kamar hunian, petugas juga mengamankan barang-barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar warga binaan.
“Semua kamar kami periksa, termasuk barang-barang yang ada di dalamnya. Kalau petugas menemukan barang yang memang tidak diperbolehkan, langsung diamankan. Setelah itu didata dulu sebelum diproses sesuai ketentuan,” jelasnya.
Jupri menambahkan penggeledahan bukan satu-satunya bentuk pengawasan yang dilakukan di dalam lapas. Menurutnya, pemantauan terhadap aktivitas warga binaan tetap berjalan setiap hari melalui pengawasan yang dilakukan petugas di masing-masing blok hunian.
“Petugas juga melakukan pemantauan setiap hari di masing-masing blok. Jadi pengawasannya tetap berjalan meskipun tidak sedang ada kegiatan penggeledahan,” katanya.
Ia menegaskan pola pengawasan tersebut akan terus diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Pemeriksaan rutin juga menjadi evaluasi bagi petugas untuk memastikan sistem pengamanan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan sesuai prosedur. Pengawasan yang berjalan secara rutin menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi di dalam lapas tetap aman dan tata tertib tetap dijalankan,” pungkas Jupri. (saf)










