TARAKAN, Headlinews.id – Sembilan kepala keluarga yang terdampak kebakaran di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Karang Rejo, Tarakan, masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah lima rumah mengalami kerusakan berat. Bantuan berupa perlengkapan kebutuhan sehari-hari disalurkan kepada warga terdampak, Rabu (23/9/2026).
Data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan mencatat terdapat 32 warga dari sembilan kepala keluarga yang terdampak dalam musibah kebakaran tersebut. Mereka terdiri dari 18 laki-laki dan 14 perempuan, termasuk dua balita serta seorang ibu hamil tujuh bulan.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Kalimantan Utara Hj. Rahmawati, S.H., turut memberikan bantuan kepada warga melalui timnya. Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan warga selama masa pemulihan awal, seperti perlengkapan mandi, pakaian dalam pria dan wanita serta sejumlah kebutuhan logistik lainnya.
“Kondisi warga setelah kebakaran tentu tidak mudah. Rumah rusak, kebutuhan sehari-hari juga harus dipenuhi dalam situasi yang serba terbatas. Bantuan ini kami salurkan untuk membantu kebutuhan mereka selama masa pemulihan,” ujar Rahmawati melalui tim yang berada di lokasi.
Kelompok rentan menjadi salah satu perhatian dalam penyaluran bantuan tersebut. Dua balita dan seorang ibu hamil membutuhkan kebutuhan yang lebih spesifik, terutama berkaitan dengan kesehatan dan kebutuhan sehari-hari selama berada dalam kondisi pascabencana.
“Ada balita dan ibu yang sedang hamil tujuh bulan di antara warga terdampak. Kondisi seperti ini perlu mendapat perhatian khusus, terutama kebutuhan kesehatan dan perlengkapan dasar mereka,” kata Rahmawati melalui tim penyalur.
Kebakaran yang terjadi pekan sebelumnya mengakibatkan lima rumah mengalami kerusakan berat. Kondisi tersebut membuat warga harus menghadapi kebutuhan tempat tinggal dan perlengkapan rumah tangga yang hilang atau rusak akibat kejadian tersebut.
Ketua RT 16 Kelurahan Karang Rejo, Amiruddin, menyampaikan bantuan yang diterima akan disalurkan kepada sembilan kepala keluarga terdampak sesuai kebutuhan masing-masing. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang ikut membantu warga setelah kebakaran.
“Bantuan ini sangat membantu warga yang sedang menghadapi kondisi setelah rumah mereka rusak. Kami mewakili sembilan kepala keluarga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rahmawati dan tim yang sudah datang membantu,” ujar Amiruddin.
Pemenuhan kebutuhan warga terdampak masih membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, unsur legislatif dan relawan. Selain kebutuhan sehari-hari, penanganan lanjutan juga berkaitan dengan tempat tinggal serta pemulihan kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Warga masih membutuhkan dukungan setelah kejadian ini. Kebutuhan mereka tidak selesai pada saat bantuan pertama diberikan, sehingga koordinasi untuk melihat kebutuhan berikutnya tetap diperlukan,” pungkas Amiruddin. (saf)







