TARAKAN, Headlinews.id – Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, DPRD Provinsi Kalimantan Utara meminta seluruh proses penerimaan siswa dijalankan tegak lurus sesuai aturan yang berlaku tanpa adanya praktik jalur titipan maupun jalur belakang.
Anggota DPRD Kaltara, Supa’ad Hadianto menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB menjadi bagian dari fungsi DPRD, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan.
“Tentu sesuai dengan fungsi DPRD adalah pengawasan, controlling, tentu kami hadir. Biasanya yang hadir langsung dari Komisi IV. Insyaallah kita pantau terus,” katanya saat kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2026 di Tarakan, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, proses penerimaan siswa baru hampir setiap tahun selalu memunculkan gejolak di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh tahapan penerimaan harus berjalan transparan dan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menegaskan tidak boleh lagi ada praktik-praktik jalur belakang ataupun titipan dalam penerimaan murid baru di Kalimantan Utara.
“Saya orang yang paling sependapat kalau harus tegak lurus dengan aturan yang sudah ada. Sehingga tidak lagi negara kita ini selalu ada jalan samping atau jalan belakang,” ujarnya.
Meski demikian, Supa’ad menilai peluang terjadinya kecurangan dalam sistem saat ini relatif lebih kecil dibanding sebelumnya karena proses penerimaan sudah menggunakan sistem digital yang dapat mendeteksi pelanggaran.
“Kalaupun mau melakukan kecurangan nanti akhirnya juga terdeteksi. Karena alat negara ini kan cukup canggih untuk mendeteksi itu,” jelasnya.
Namun DPRD tetap membuka ruang pengawasan apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran ataupun praktik titipan yang disertai bukti kuat.
“Kalau nanti ada titipan-titipan yang ada alat bukti dan itu benar, tentu anggota DPRD akan bersikap sesuai dengan laporan dan temuan yang kita dapatkan,” tegasnya.
Supa’ad berharap seluruh pihak dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi menciptakan proses penerimaan siswa baru yang adil dan transparan bagi seluruh masyarakat.
“Jadi saya berharap kita semua jujur dan mengikuti aturan main yang telah disepakati bangsa dan negara ini,” pungkasnya. (saf)










