Sabtu, Oktober 3, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

ASDP Kaltara Perkuat Mitigasi Keselamatan Pelayaran

by Redaksi 2
3 Oktober 2026
in Tarakan
A A
ASDP Kaltara Perkuat Mitigasi Keselamatan Pelayaran

ASDP memperketat mitigasi keselamatan dan menyesuaikan keberangkatan kapal dengan kondisi cuaca serta kapasitas kapal.

TARAKAN, Headlinews.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperketat mitigasi keselamatan pada seluruh pelayaran di lintasan Kalimantan Utara. Keberangkatan kapal akan ditunda apabila kondisi cuaca, gelombang maupun kesiapan kapal belum memenuhi persyaratan keselamatan.

Kepala PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan Kantor Perwakilan Tarakan, Abd Gafur, mengatakan keputusan berlayar tidak semata ditentukan oleh jadwal keberangkatan. Kondisi kapal dan situasi perairan menjadi pertimbangan sebelum kapal diberangkatkan.

“Kalau ada kondisi yang membuat pelayaran belum aman, kami tidak akan memaksakan kapal berangkat. Keberangkatan bisa ditunda sampai benar-benar dipastikan kapal layak dan kondisi di laut memungkinkan,” ujar Gafur, Jumat (2/10/2026).

BACA JUGA
  • Rute Ferry Tarakan–Balikpapan–Surabaya Direncanakan, DPRD Kaltara Beri Dukungan
  • 30 Ribu Peserta JKN Masih Tunggu Kepastian, Kekurangan Capai Rp3,9 Miliar
  • Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal

Menurutnya, pengecekan keselamatan juga melibatkan sejumlah pihak, mulai dari nakhoda dan perwira kapal hingga petugas di darat serta stakeholder terkait. Koordinasi diperlukan untuk memastikan keputusan pelayaran tidak hanya melihat satu aspek.

Gafur menyebut kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang diperhatikan, terutama pada lintasan yang menghadapi perairan dengan potensi gelombang tinggi. Jika terdapat imbauan mengenai kondisi cuaca yang tidak aman, pelayaran akan dihentikan sementara sampai situasi dinyatakan memungkinkan.

“Kalau cuaca buruk atau ada informasi gelombang yang tidak memungkinkan, kami tidak berangkat. Kami tunggu sampai ada kepastian kondisi sudah aman. Keselamatan penumpang dan awak kapal tetap kami utamakan,” katanya.

Selain cuaca, ASDP juga membatasi jumlah penumpang dan kendaraan sesuai kapasitas yang tercantum dalam dokumen keselamatan kapal. Kapal tidak diperbolehkan mengangkut muatan melebihi kapasitas meskipun masih terdapat pengguna jasa yang menunggu keberangkatan.

Baca Juga  QRIS Pelabuhan Masih Dikeluhkan, BI Ingatkan Konsumen Tak Boleh Dibebani Biaya Tambahan

Gafur mengatakan pembatasan tersebut terkadang menimbulkan keluhan dari pengguna jasa. Namun, jumlah muatan tetap disesuaikan dengan kapasitas resmi karena seluruh penumpang dan kendaraan yang berada di kapal harus tercatat dalam manifest.

“Memang kadang ada yang bertanya kenapa masih ada ruang tetapi sudah tidak bisa masuk. Kapasitas kapal tetap kami batasi sesuai ketentuan. Kami tidak bisa menambah muatan hanya karena masih ada masyarakat yang menunggu, karena keselamatan dan kepastian data penumpang harus dijaga,” jelasnya.

Berdasarkan data armada ASDP, KM Manta memiliki kapasitas 202 orang dan 19 unit kendaraan roda empat untuk lintasan Tarakan-Sebawang. KM Manta II berkapasitas 178 orang dan 12 kendaraan roda empat pada lintasan Tarakan-Nunukan-Sebatik-Simengaris. Sementara KM Julung-Julung berkapasitas 171 orang dan tujuh kendaraan roda empat pada lintasan Tarakan-Toli Toli.

Untuk menjaga kesiapan personel, ASDP juga rutin menggelar kegiatan keselamatan dan mitigasi. Simulasi dilakukan dua kali dalam sebulan dengan materi penanganan kondisi darurat di kapal.

“Setiap bulan ada dua kali kegiatan keselamatan. Ada simulasi orang jatuh ke laut, kemudian penanganan kebakaran di kapal. Jadi ini bukan kegiatan yang baru dilakukan ketika ada kejadian, tetapi memang sudah masuk dalam jadwal rutin kami,” tutur Gafur.

Dalam simulasi tersebut, setiap anak buah kapal memiliki tugas masing-masing ketika terjadi keadaan darurat. Pembagian tugas mencakup proses penyelamatan penumpang, penggunaan pelampung, penurunan sekoci hingga pengaturan pengguna jasa saat proses evakuasi.

Gafur menambahkan, kondisi fasilitas pelabuhan juga turut memengaruhi pengaturan jadwal. Kerusakan mobile bridge di Pelabuhan Tarakan membuat waktu keberangkatan pada lintasan tertentu perlu disesuaikan dengan kondisi pasang surut air.

“Untuk Tarakan-Nunukan sekarang kami juga menyesuaikan dengan pasang surut karena kondisi mobile bridge belum kembali normal. Jadi waktu pelayanan tidak bisa selalu disamakan dengan jadwal sebelumnya. Kami sesuaikan supaya proses naik dan turun kendaraan tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Tarakan Pimpin Rapat Pengamanan Aset Pemerintah dan Medco E&P  

Ia mengatakan perbaikan fasilitas tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Namun, penanganannya tetap bergantung pada proses dan kemampuan anggaran daerah.

Gafur memastikan ASDP tetap menjalankan pelayanan dengan memperhatikan aspek keselamatan. Armada yang telah mencapai batas kapasitas juga akan kembali melakukan perjalanan untuk mengangkut pengguna jasa pada keberangkatan berikutnya.

“Kalau kapal sudah sampai batas muatan, kami tidak bisa menambah lagi. Kapal tetap kami arahkan kembali untuk perjalanan berikutnya supaya penumpang dan kendaraan yang masih menunggu tidak terlalu lama. Jadi pelayanan tetap berjalan, tetapi batas keselamatan tidak kami abaikan,” pungkas Gafur. (saf)

 

Tags: Abd GafurASDPASDP TarakanCuaca burukgelombang laut .kapal ferikeselamatan pelayaranNunukanpelayaran kaltaraSebatikSebawangTarakanToli Toli
Advertisement Banner

Baca Juga

56 Data Pemilih Jadi Catatan Bawaslu Tarakan dalam PDPB Triwulan III
Tarakan

56 Data Pemilih Jadi Catatan Bawaslu Tarakan dalam PDPB Triwulan III

2 Oktober 2026
Mahasiswa UBT Dibekali Mekanisme Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Pemilu
Tarakan

Mahasiswa UBT Dibekali Mekanisme Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Pemilu

2 Oktober 2026
Kelompok Nelayan Tarakan Dapat 13 Mesin Diesel 30 PK
Tarakan

Kelompok Nelayan Tarakan Dapat 13 Mesin Diesel 30 PK

2 Oktober 2026
Honda Beat Curian Ditawarkan Rp3,5 Juta, EO Diringkus Polisi
KRIMINAL

Honda Beat Curian Ditawarkan Rp3,5 Juta, EO Diringkus Polisi

2 Oktober 2026
3.521 Peserta Eks-Tanggungan Pemprov Kaltara Punya Tunggakan Rp2,27 Miliar
KALTARA

12.598 Peserta JKN Kaltara Kembali Didaftarkan, BPJS Ingatkan Cek Status

2 Oktober 2026
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kapolres Tarakan Tekankan Nilai Kebangsaan
Tarakan

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kapolres Tarakan Tekankan Nilai Kebangsaan

1 Oktober 2026
Next Post
Usulan BBM Nunukan Tak Terpenuhi, DPRD Bawa Data ke BPH Migas

Usulan BBM Nunukan Tak Terpenuhi, DPRD Bawa Data ke BPH Migas

Distribusi BBM Nunukan Diminta Diperkuat hingga Pedalaman dan Krayan

Distribusi BBM Nunukan Diminta Diperkuat hingga Pedalaman dan Krayan

Berita Populer

  • Etomidate Positif, Oknum Kontraktor dan Dua Wanita Jadi Tersangka

    Etomidate Positif, Oknum Kontraktor dan Dua Wanita Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jauhi Pelanggaran, Prajurit Kodim Tarakan Dapat Apresiasi Pangdam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 49 Pejabat Pemprov Kaltim Berganti Posisi, 14 Jabatan Eselon II Masih Kosong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rahmawati Buka Peluang Kriya Kaltara Dikenal di Pasar Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.