TARAKAN, Headlinews.id – Kreativitas pelajar dan mahasiswa mendapat ruang dalam Katalis 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara di Taman Berkampung, Tarakan, Sabtu malam (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah kompetisi kreatif dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kepala KPwBI Kaltara, Agus Taufik mengatakan Katalis 2026 merupakan pelaksanaan kedua setelah kegiatan serupa digelar pada tahun sebelumnya. Konsep tahun ini dikemas dengan suasana yang lebih segar dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan karya.
“Katalis tahun ini kami hadirkan dengan wajah yang lebih segar dan semarak. Semangat yang dibawa adalah berkarya, berinovasi, dan berdampak. Generasi muda mendapat ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ujar Agus.
Salah satu agenda utama Katalis 2026, Live Band Performance yang diikuti 24 grup. Peserta berasal dari jenjang SMP, SMA hingga mahasiswa.
Agus menyebut keikutsertaan puluhan grup tersebut menunjukkan antusiasme pelajar dan mahasiswa terhadap ruang ekspresi melalui musik. Para peserta juga mendapat kesempatan tampil di hadapan masyarakat dalam rangkaian kegiatan berskala daerah tersebut.
“Untuk Live Band Performance tahun ini ada 24 grup yang mendaftar, mulai dari tingkat SMP, SMA sampai mahasiswa. Kami sudah menyaksikan penampilan mereka dan terlihat kemampuan yang sangat beragam. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan karya dan kemampuan di bidang musik,” katanya.
Selain kompetisi band, panitia menghadirkan lomba Jingle QRIS dan Jingle Perlindungan Konsumen. Peserta dapat menyampaikan kreativitas dalam bentuk musik dan karya jingle dengan tema yang telah ditentukan.
Menurut Agus, format kompetisi tersebut memberi warna tersendiri dalam pelaksanaan Katalis. Generasi muda dapat menyalurkan bakat sekaligus membangun pengalaman tampil dan berkompetisi.
“Suasana kompetisi tetap dibuat menyenangkan dan memberikan pengalaman bagi peserta. Mereka bisa berkarya, bertemu dengan peserta lain, kemudian mendapatkan pengalaman tampil di depan masyarakat. Dari proses seperti itu, kreativitas mereka dapat terus berkembang,” ucapnya.
Katalis 2026 turut menghadirkan musisi Paul Partohap sebagai salah satu juri Live Band Performance. Musisi tersebut juga tampil sebagai pengisi acara pada malam puncak kegiatan.
Sebanyak 2.500 tiket yang disediakan untuk menyaksikan penampilan Paul Partohap telah habis terjual. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap rangkaian acara yang digelar di Taman Berkampung.
“Paul Partohap hadir sebagai musisi sekaligus salah satu juri. Untuk penampilan malam ini, 2.500 tiket yang disediakan sudah sold out. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak muda, khususnya yang memiliki minat dan bakat di bidang musik,” jelas Agus.
Pelaksanaan Katalis 2026 mengusung semangat “Berkarya, Berinovasi, dan Berdampak”. Tema tersebut menjadi dasar penyelenggaraan kegiatan yang menempatkan kreativitas generasi muda sebagai bagian penting dari rangkaian acara.
Agus mengatakan generasi muda memiliki potensi besar dalam mengembangkan berbagai bentuk karya kreatif. Ruang ekspresi dan kesempatan tampil dinilai penting agar potensi tersebut dapat berkembang.
“Katalis menjadi wadah yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi. Ketika mereka mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuan, dari sana dapat lahir karya-karya yang berkembang dan memberikan dampak lebih luas,” pungkasnya. (rs)










