Senin, September 7, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Pengawasan Jalur Barang di Perbatasan Kaltara Hadapi Tantangan Wilayah Luas

by Redaksi 2
15 Agustus 2026
in Tarakan
A A
Pengawasan Jalur Barang di Perbatasan Kaltara Hadapi Tantangan Wilayah Luas

Komisi I DPRD Kaltara berdiskusi dengan jajaran Bea Cukai Tarakan terkait tantangan pengawasan barang di wilayah perbatasan.

TARAKAN, Headlinews.id – Luasnya kawasan perbatasan Kalimantan Utara membuat pengawasan lalu lintas barang menghadapi tantangan tersendiri. Pengawasan tidak hanya diperlukan pada pintu perlintasan resmi, tetapi juga terhadap jalur lain yang berpotensi digunakan untuk keluar-masuk barang tanpa melalui pemeriksaan.

Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin, ST, mengatakan kondisi geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia membuat pemetaan kawasan rawan menjadi bagian penting dalam pengawasan. Menurutnya, karakter setiap wilayah perbatasan juga berbeda sehingga pola pengawasannya tidak dapat disamakan.

“Kalau kita lihat kondisi Kaltara, wilayahnya memang sangat luas. Kita punya perbatasan darat, ada juga wilayah perairan. Jadi yang perlu dilihat itu titik-titik mana yang memang rawan digunakan untuk keluar-masuk barang,” kata Alimuddin.

Kaltara memiliki tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yakni Long Nawang, Sebatik dan Labang. Ketiganya menjadi jalur resmi perlintasan orang dan barang antara Indonesia dan Malaysia.

Keberadaan PLBN menjadi bagian penting dalam pelayanan sekaligus pengawasan. Namun, kawasan di luar pintu resmi tetap membutuhkan perhatian karena terdapat akses lain yang berada di luar titik pemeriksaan.

“PLBN itu kan pintu resmi. Di situ memang ada pemeriksaan. Tetapi di luar itu masih ada wilayah yang luas. Nah, wilayah seperti ini yang harus kita lihat juga, apakah ada jalur yang sering digunakan atau ada titik yang memang sulit diawasi,” ujarnya.

Menurut Alimuddin, pemetaan titik rawan dapat membantu aparat menentukan pola patroli yang lebih sesuai. Pengawasan di darat maupun laut dapat diarahkan berdasarkan kondisi kawasan dan informasi yang diperoleh di lapangan.

“Kalau titiknya sudah dipetakan, kita bisa tahu di mana yang perlu patroli lebih sering. Tidak mungkin semua wilayah kita perlakukan sama, karena kondisi di setiap tempat berbeda. Jadi harus ada prioritas berdasarkan tingkat kerawanannya,” katanya.

Pengawasan perbatasan juga melibatkan banyak instansi. Bea Cukai, TNI, Polri, BNN, Satgas Pamtas RI-Malaysia, Imigrasi, Karantina dan instansi terkait memiliki kewenangan masing-masing dalam mengawasi perlintasan orang dan barang.

Alimuddin menilai koordinasi menjadi penting karena potensi pelanggaran di perbatasan dapat berkaitan dengan kewenangan lebih dari satu lembaga. Informasi dari lapangan perlu diteruskan agar dapat segera ditangani sesuai tugas masing-masing.

“Kalau bicara perbatasan, tidak mungkin hanya Bea Cukai yang bekerja. Ada TNI, Polri, Pamtas, Imigrasi, Karantina, BNN, semuanya punya peran. Jadi kalau ada informasi di lapangan, harus cepat disampaikan supaya bisa ditindaklanjuti,” ucapnya.

Selain pengawasan, DPRD Kaltara juga menekankan agar aktivitas perdagangan yang dilakukan sesuai aturan tetap mendapatkan pelayanan. Pengawasan terhadap barang ilegal diharapkan tidak menghambat masyarakat maupun pelaku usaha yang menggunakan jalur resmi.

“Jangan sampai masyarakat yang memang berdagang secara resmi malah merasa dipersulit. Yang perlu dicegah itu barang yang masuk atau keluar tanpa mengikuti aturan. Jadi perdagangan tetap berjalan, tetapi pengawasannya juga harus kuat,” pungkas Alimuddin.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tarakan, Hardianto Belman Situmorang, mengatakan kondisi geografis perbatasan menjadi salah satu tantangan dalam melakukan pengawasan. Luasnya wilayah membuat pengawasan tidak hanya berfokus pada pintu perlintasan resmi.

“Kalau wilayah perbatasan, memang tantangannya luas. Kita tidak hanya melihat yang ada di PLBN, tetapi juga bagaimana kondisi di luar jalur resmi. Itu yang membutuhkan koordinasi dengan instansi lain,” kata Hardianto.

Menurutnya, keberadaan PLBN membantu pengawasan karena aktivitas perlintasan melalui jalur tersebut dapat diperiksa sesuai ketentuan. Namun, kawasan di luar PLBN tetap membutuhkan pengawasan bersama.

“Di PLBN kan sudah ada jalur dan pemeriksaannya. Tetapi kalau di luar itu, kita perlu melihat kondisi lapangannya seperti apa. Karena itu memang tidak bisa hanya satu instansi yang mengawasi,” ujarnya.

Kaltara memiliki PLBN Long Nawang, Sebatik dan Labang sebagai jalur resmi Indonesia-Malaysia. Pengawasan pada kawasan perbatasan juga berkaitan dengan perlintasan barang yang harus memenuhi ketentuan kepabeanan dan cukai.

Hardianto mengatakan koordinasi dengan TNI, Polri, Satgas Pamtas, Imigrasi, Karantina, BNN dan instansi lain diperlukan untuk menutup celah pengawasan.

“Kalau ada potensi pelanggaran di lapangan, tentu koordinasinya dengan instansi yang ada di sana. Masing-masing punya kewenangan. Jadi informasi itu yang penting, kemudian ditindaklanjuti sesuai tugas masing-masing,” katanya.

Pengawasan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga agar perdagangan melalui jalur resmi dapat berlangsung sesuai ketentuan. Di sisi lain, potensi masuknya barang ilegal melalui jalur tidak resmi menjadi bagian yang perlu diantisipasi.

“Barang yang masuk atau keluar melalui jalur resmi tentu kita lakukan pengawasan sesuai ketentuan. Kalau ada yang melalui jalur tidak resmi, itu yang menjadi tantangan dan perlu kita antisipasi bersama,” pungkas Hardianto. (*/saf)

 

Tags: BEA CUKAI TARAKANCukaiDPRD Kaltarajalur ilegalKaltaraKepabeananpengawasan barangPenyelundupanPerbatasanPLBN
Advertisement Banner

Baca Juga

Tarakan Bergantung Pasokan dari Luar, BI Dorong Kerja Sama dengan Bone   
Tarakan

Tarakan Bergantung Pasokan dari Luar, BI Dorong Kerja Sama dengan Bone  

6 September 2026
17 UPI Kaltara Terapkan HACCP, BPPMHKP Awasi Mutu Produk Perikanan dari Hulu ke Hilir
Ekonomi

17 UPI Kaltara Terapkan HACCP, BPPMHKP Awasi Mutu Produk Perikanan dari Hulu ke Hilir

6 September 2026
Kasus Dugaan Pembunuhan di Tarakan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Tarakan

Kasus Dugaan Pembunuhan di Tarakan, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

6 September 2026
Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal
Tarakan

Kapolres Tarakan Tinjau Titik Api Batu Bara di Pantai Amal

5 September 2026
Pertamina Sapa Pelanggan Bright Gas dan Konsumen BBM di Kaltara
KALTARA

Pertamina Sapa Pelanggan Bright Gas dan Konsumen BBM di Kaltara

4 September 2026
Solar Tumpah Sepanjang 70 Meter di Aki Balak, Satu Pengendara Jatuh
Tarakan

Solar Tumpah Sepanjang 70 Meter di Aki Balak, Satu Pengendara Jatuh

4 September 2026
Next Post
Polantas Karib Semarakkan HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Kaltara Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih

Polantas Karib Semarakkan HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Kaltara Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih

Patroli Blue Light Polresta Bulungan Sasar Jalan Rawan Balap Liar dan Kecelakaan

Patroli Blue Light Polresta Bulungan Sasar Jalan Rawan Balap Liar dan Kecelakaan

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Kodam VI/Mlw Gelar Kompetisi Menyanyi “Teruslah Melangkah Untuk Merah Putih

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Kodam VI/Mlw Gelar Kompetisi Menyanyi "Teruslah Melangkah Untuk Merah Putih

Berita Populer

  • Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    Wakapolda Kaltara Buka FGD STIK Lemdiklat Polri, Dorong Model Pemolisian Berbasis Manajemen Risiko dalam Penanganan Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lokasi Arena Road Race Tarakan Clear, Pembangunan Ditargetkan Rampung Sebelum 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balai Mutu Kaltara Klaim Piloting SMHKP Bisa Rampung 10–15 Menit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 40 Siswa Tarakan Bertarung di GSI Kaltara, Bidik Tiket Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.