TARAKAN, Headlinews.id – Rumah yang ditinggal pemilik selama lebih dari sebulan ternyata menyimpan masalah lain. Satu unit motor yang masih berada di dalam rumah raib dan baru diketahui hilang setelah ditemukan polisi dalam kondisi sudah dipreteli.
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Reginald Yuniawan Sujono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan motor tersebut ditemukan anggota Satreskrim setelah mendapat informasi mengenai kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi sudah dibongkar. Polisi kemudian melakukan pengecekan rangka dan fisik kendaraan untuk mengetahui identitas pemilik.
“Anggota menemukan satu motor yang ditinggalkan dalam kondisi sudah dipreteli. Setelah kami cek rangka dan fisiknya, akhirnya diketahui identitas pemilik kendaraan. Dari situ kami berkomunikasi dengan pemilik dan motor kemudian kami serahkan,” ujar Reginald.
Motor ditemukan di samping SMA Don Bosco, Jalan Pulau Sumatra, kelurahan pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah. Lokasinya tidak jauh dari rumah pemilik kendaraan. Saat ditemukan, sebagian besar bodi motor sudah dilepas, pelat nomor hilang dan lampu bagian depan juga tidak ada.
“Motornya cuma ditinggalkan setelah bagian-bagiannya dipreteli. Kami juga sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi, tetapi belum menemukan CCTV yang mengarah ke tempat motor itu ditemukan,” jelasnya.
Reginald menyebut polisi belum mengetahui secara pasti kapan motor tersebut dicuri. Pemilik kendaraan ternyata sudah lebih dari satu bulan berada di Tanjung Selor untuk berobat sehingga tidak mengetahui kondisi rumahnya di Tarakan.
“Pemiliknya memang tidak tahu kalau motornya sudah hilang karena rumah itu ditinggalkan. Setelah kami menemukan kendaraan dan mengecek identitasnya, baru diketahui pemiliknya sedang berada di Tanjung Selor,” tuturnya.
Kerugian materil akibat kondisi kendaraan yang sudah dipreteli diperkirakan sekitar Rp1,5 juta. Satreskrim kemudian membantu memperbaiki motor tersebut sebelum diserahkan kepada pemilik.
“Motor sudah kami bantu perbaiki dan kemudian kami serahkan kepada pemilik. Pengembaliannya juga gratis. Untuk pelakunya masih kami kejar,” kata Reginald.
Polisi mengimbau warga yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama agar memastikan seluruh pintu dan pagar terkunci. Kendaraan juga disarankan disimpan di dalam rumah dan menggunakan kunci tambahan.
“Kalau rumah ditinggalkan lama, pastikan pintu dan pagar terkunci. Kendaraan kalau memungkinkan disimpan di dalam rumah dan dikunci ganda. Bisa juga titip informasi kepada RT atau Bhabinkamtibmas supaya kondisi rumah bisa ikut dipantau,” pungkasnya.
Sementara itu, Kartini menerangkan awalnya tidak mengetahui kapan motor tersebut hilang. Rumah di Jalan Pamusian, sekitar kawasan Lapangan Golf lama dan samping Sekolah Don Bosco, sudah ditinggalkan karena keluarga berada di Bulungan.
“Rumahnya sudah sekitar tiga bulanan ditinggal. Karena orang tua juga sudah sendiri, jadi kami bawa ke Bulungan. Motor itu memang satu-satunya yang masih ditinggal di rumah untuk dipakai kalau sedang ada keperluan di Tarakan,” kata Kartini.
Ia baru mengetahui motornya ditemukan setelah mendapat telepon dari pihak kepolisian. Saat melihat kendaraan tersebut, Kartini mendapati sejumlah bagian motor sudah berubah dari kondisi sebelumnya.
“Diteleponnya baru kemarin. Katanya motor sudah ditemukan. Waktu saya lihat memang sudah terbongkar. Spion sebelumnya ada, kemudian bannya juga berbeda. Kemungkinan beberapa bagian sudah diganti,” tuturnya.
Kartini juga menyebut kehilangan motor bukan kejadian pertama di rumah tersebut. Sebelum kendaraan ditemukan hilang, televisi dan sejumlah barang lainnya juga pernah raib.
“Sebelumnya memang ada TV dan barang-barang di rumah yang hilang. Cuma karena waktu itu kami tidak mempermasalahkan, ya sudah. Ketika polisi menghubungi soal motor, saya langsung datang untuk melihat dan menerima kembali kendaraan,” pungkasnya. (saf)










