MALINAU, Headlinews.id – Atlet kempo dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara mulai bertanding dalam Kejuaraan Kempo Bupati Malinau Cup (BMC) V di GOR SMP Negeri 1 Malinau Kota, Kamis (6/8/2026).
Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bupati Malinau Cup V sekaligus ajang mengukur kemampuan atlet sebelum mengikuti kompetisi yang lebih tinggi.
Kejuaraan dibuka Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus. Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), pelatih, ofisial, dan atlet dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Utara turut hadir pada pembukaan tersebut.
Ernes mengatakan kompetisi antardaerah memiliki peran penting dalam pembinaan atlet karena memberi kesempatan bertanding melawan lawan dengan kemampuan yang beragam.
“Saya senang melihat antusiasme para atlet. Ajang seperti ini memberi pengalaman bertanding yang sangat berharga dan menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah kejuaraan. Pengalaman bertanding, disiplin, serta kemampuan menjaga sportivitas juga menjadi bekal penting bagi atlet untuk berkembang.
“Setiap pertandingan memberikan pelajaran. Atlet bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki sehingga kemampuan mereka terus meningkat dari satu kejuaraan ke kejuaraan berikutnya,” katanya.
Selain menjadi bagian dari pembinaan atlet, kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antarpengurus, pelatih, dan atlet kempo dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.
Pertemuan antarkontingen dinilai penting untuk saling bertukar pengalaman dalam pembinaan olahraga.
Ernes juga menyinggung kesiapan Kabupaten Malinau apabila dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara.
Menurutnya, pembenahan fasilitas olahraga terus dilakukan secara bertahap agar dapat menunjang pembinaan atlet sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai kejuaraan.
“Fasilitas olahraga akan terus kami benahi sesuai kemampuan daerah. Harapannya, atlet memiliki tempat berlatih yang semakin baik dan Malinau siap apabila mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengabaikan nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Bertandinglah dengan kemampuan terbaik, hormati lawan, patuhi peraturan, dan junjung tinggi sportivitas. Itulah yang akan membawa kemajuan bagi olahraga kempo di Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)










