TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Empat unit rumah panggung milik warga di Jalan Rumbia, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, ludes dilalap api pada Senin (27/7/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 04.15 Wita setelah Piket Polresta Bulungan menerima laporan dari masyarakat mengenai kobaran api di kawasan permukiman.
Personel kepolisian kemudian bergerak ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan mengamankan area sekitar.
“Laporan kami terima sekitar pukul 04.15 Wita. Personel yang sedang piket langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran,” ujar Hadi.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga pertama kali muncul dari bagian depan salah satu rumah warga sebelum akhirnya dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.
“Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat berasal dari bagian depan rumah milik Hasan, tepatnya di sekitar kios yang berada di teras. Saat saksi keluar rumah, kobaran api sudah membesar dan cepat merambat ke bangunan lain,” katanya.
Empat rumah yang terbakar merupakan bangunan panggung berbahan kayu milik HA, MU, HA, dan AW. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan, sehingga warga hanya sempat menyelamatkan diri dan sebagian barang berharga.
Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga kemudian melakukan upaya pemadaman.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.30 Wita. Setelah kobaran api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Hadi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama saat proses evakuasi dan pemadaman berlangsung.
“Fokus utama petugas saat itu adalah memastikan seluruh penghuni rumah dapat dievakuasi dengan selamat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka bakar dalam kejadian ini,” ungkapnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” jelas Hadi.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama bagi warga yang tinggal di rumah berbahan kayu. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran.
“Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan segera laporkan apabila menemukan potensi yang dapat memicu kebakaran. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa,” tutupnya. (rn)







