TARAKAN, Headlinews.id– Sebanyak 200 jemaah haji perempuan asal Kalimantan Utara yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan mendapat fasilitas masuk Raudhah secara kolektif di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026) pukul 07.15 waktu Arab Saudi.
Fasilitas tersebut diberikan melalui pengaturan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sebagai bagian dari pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah.
Ketua Kloter 7 Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan layanan masuk Raudhah secara kolektif sangat membantu jemaah, terutama bagi jemaah lanjut usia dan yang belum terbiasa menggunakan layanan digital secara mandiri.
“Alhamdulillah jemaah perempuan dari Kloter 7 mendapat kesempatan masuk Raudhah secara kolektif melalui pengaturan dari PPIH Arab Saudi,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Saat ini, akses masuk ke Raudhah menggunakan aplikasi Nusuk yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi untuk mengatur kunjungan jemaah agar lebih tertib, aman, dan nyaman.
Melalui sistem tersebut, setiap jemaah yang akan masuk ke area Raudhah wajib memiliki akses Nusuk sebagai izin resmi kunjungan.
“Sekarang semua pengaturan masuk Raudhah menggunakan Nusuk, sehingga pelaksanaannya lebih tertib dan jumlah jemaah yang masuk juga bisa diatur,” kata Sayid.
Ia menjelaskan, selain menggunakan aplikasi, seluruh jemaah juga telah dibekali kartu Nusuk sejak dari embarkasi Balikpapan sebagai alternatif akses apabila terjadi kendala pada sistem digital.
Menurutnya, layanan masuk secara kolektif tersebut menjadi salah satu bentuk kemudahan yang diberikan kepada jemaah Indonesia di tengah tingginya jumlah umat yang beribadah di Masjid Nabawi.
“Dengan sistem kolektif seperti ini, jemaah lebih mudah diarahkan dan pelaksanaannya juga lebih teratur,” ujarnya.
Selama berada di Madinah, jemaah Kloter 7 menjalankan berbagai rangkaian ibadah seperti salat berjamaah di Masjid Nabawi, sunnah arba’in, serta ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah Islam.
Rombongan juga dijadwalkan tetap berada di Madinah hingga 14 Mei 2026 sebelum bergeser menuju Kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan rangkaian puncak ibadah haji.
“Insyaallah tanggal 14 Mei pukul 17.00 waktu Arab Saudi kami bergeser ke Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah berikutnya,” jelasnya.
Meski cuaca di Madinah pada siang hari mencapai sekitar 40 derajat Celsius, kondisi jemaah secara umum dilaporkan dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah sampai saat ini kondisi jemaah sehat walafiat dan seluruh kegiatan ibadah berjalan dengan baik,” pungkasnya. (saf)










