Minggu, Juli 26, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home KALTARA

Lifting Minyak Kaltara Lampaui Target APBN, Produksi Gas Capai Sasaran Semester I 2026

by Redaksi 2
26 Juli 2026
in KALTARA, Tarakan
A A
Lifting Minyak Kaltara Lampaui Target APBN, Produksi Gas Capai Sasaran Semester I 2026

Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, Mutiara Dinanti, memaparkan capaian produksi dan lifting minyak serta gas bumi Kalimantan Utara hingga semester I 2026 dalam kegiatan sosialisasi hulu migas di Tarakan, Sabtu (25/7/2026).

TARAKAN, Headlinews.id – Lifting minyak mentah dan kondensat dari Kalimantan Utara (Kaltara) pada semester pertama 2026 berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Hingga 30 Juni 2026, realisasi penyaluran mencapai 4.114 barel minyak per hari (barrel oil per day/bopd), atau 122 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 3.364 bopd.

Data tersebut dipaparkan Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), Mutiara Dinanti, saat sosialisasi hulu migas, Sabtu (25/7/2026).

Pada periode yang sama, produksi minyak mentah dan kondensat di Kaltara tercatat sebesar 4.072 bopd, sehingga realisasi lifting sedikit lebih tinggi dibandingkan volume produksi yang dihasilkan.

“Dari target APBN sebesar 3.364 bopd, realisasi lifting minyak mentah dan kondensat di Kaltara sudah mencapai 4.114 bopd atau sekitar 122 persen. Capaian ini menunjukkan penyaluran hasil produksi dapat berjalan dengan baik sepanjang semester pertama. Hampir seluruh produksi yang dihasilkan dari lapangan dapat tersalurkan sesuai kebutuhan,” kata Mutiara.

Rasio lifting terhadap produksi yang mencapai 101 persen turut mencerminkan efektivitas distribusi minyak di wilayah Kaltara. Selisih yang tipis antara angka produksi dan lifting menunjukkan hasil produksi dapat disalurkan tanpa kendala berarti hingga ke titik serah.

“Kalau dibandingkan dengan produksi yang berada di angka 4.072 bopd, rasio lifting terhadap produksi mencapai sekitar 101 persen. Angka tersebut menunjukkan distribusi minyak dari lapangan menuju titik serah dapat berlangsung dengan cukup optimal,” ujarnya.

Secara nasional, kontribusi produksi minyak Kaltara memang masih relatif kecil. Produksi daerah ini menyumbang sekitar 0,71 persen dari total produksi nasional sebesar 576.890 bopd, sedangkan kontribusi lifting mencapai sekitar 0,75 persen dari total lifting nasional yang berada di angka 574.353 bopd.

Produksi gas bumi pada periode yang sama juga memenuhi target APBN. Hingga akhir Juni 2026, volume produksi tercatat mencapai 24 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau 100 persen dari target yang ditetapkan bagi Kaltara.

Adapun lifting gas terealisasi sebesar 19 mmscfd. Jumlah tersebut setara sekitar 78 persen dari target APBN dan sekitar 77 persen dari total produksi gas di wilayah Kaltara. Perbedaan antara produksi dan lifting dipengaruhi kebutuhan penyaluran kepada pengguna.

“Produksi gas bumi di Kaltara sudah memenuhi target APBN, yakni mencapai 24 mmscfd. Sementara lifting berada di angka 19 mmscfd karena penyalurannya menyesuaikan kebutuhan pengguna dan permintaan yang ada,” jelasnya.

Secara keseluruhan, produksi minyak dan gas Kaltara mencapai 8.383 barel setara minyak per hari (barrel oil equivalent per day/boepd). Sementara lifting migas tercatat sebesar 7.433 boepd atau sekitar 97 persen dari target APBN sebesar 7.639 boepd. Kontribusi migas Kaltara terhadap produksi nasional berada pada kisaran 0,48 persen.

Dukungan infrastruktur menjadi salah satu faktor yang menjaga kelancaran distribusi migas di Kaltara. Saat ini terdapat dua titik serah minyak mentah dan kondensat serta 11 titik salur gas yang beroperasi untuk menyalurkan hasil produksi menuju fasilitas penampungan maupun pengguna akhir.

“Keberadaan dua titik serah minyak mentah dan kondensat serta 11 titik salur gas menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi hasil produksi. Infrastruktur tersebut membantu proses penyaluran sehingga minyak maupun gas dapat disalurkan sesuai kebutuhan,” katanya.

Sebanyak 25 wilayah kerja eksploitasi dan 13 wilayah kerja eksplorasi saat ini tercatat berada di regional Kalimantan dan Sulawesi berdasarkan data per 1 Juni 2026.

Sejumlah wilayah kerja tersebut berada di daratan maupun lepas pantai, termasuk kawasan Kaltara dan Ambalat yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan.

“Regional Kalimantan dan Sulawesi masih memiliki sejumlah wilayah kerja eksploitasi maupun eksplorasi yang dapat dikembangkan. Potensi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi migas di masa mendatang,” ujar Mutiara.

Besarnya kebutuhan investasi, dukungan teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam pengembangan industri hulu migas. Sektor ini juga memiliki tingkat risiko dan ketidakpastian yang tinggi sehingga memerlukan pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan.

“Sektor ini membutuhkan investasi yang besar, dukungan teknologi yang memadai, serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi. Tingkat risiko dan ketidakpastian dalam industri hulu migas juga cukup tinggi. Pengelolaan kontrak bagi hasil dan aset negara harus dilakukan secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh negara maupun daerah,” pungkas Mutiara. (rs)

 

Tags: APBN 2026Hulu MigasKalimantan UtaraLifting migaslifting minyak Kaltaraminyak dan gas bumiproduksi gas KaltaraProduksi Migassektor energiSKK Migas
Advertisement Banner

Baca Juga

GERKATIN Usulkan Papan Informasi Visual, Permudah Pemilih Tuli di TPS
Tarakan

GERKATIN Usulkan Papan Informasi Visual, Permudah Pemilih Tuli di TPS

26 Juli 2026
Tarakan Bidik Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya
Tarakan

Tarakan Bidik Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

26 Juli 2026
OSS Ubah Skema Izin Minol, PAD Tarakan dari Retribusi Resmi Hilang
Tarakan

OSS Ubah Skema Izin Minol, PAD Tarakan dari Retribusi Resmi Hilang

26 Juli 2026
Sarana Terbatas, Penegakan Hukum Kaltara Tetap Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI
HUKUM

Sarana Terbatas, Penegakan Hukum Kaltara Tetap Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI

25 Juli 2026
Atensi Satresnarkoba, AJ Diamankan Bersama Belasan Paket Sabu
KRIMINAL

Atensi Satresnarkoba, AJ Diamankan Bersama Belasan Paket Sabu

25 Juli 2026
Rombongan Komisi III DPR RI tiba di Mapolda Kaltara, Disambut Hangat oleh Wakapolda dan Forkopimda
KALTARA

Rombongan Komisi III DPR RI tiba di Mapolda Kaltara, Disambut Hangat oleh Wakapolda dan Forkopimda

25 Juli 2026
Next Post
Tarakan Bidik Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

Tarakan Bidik Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

GERKATIN Usulkan Papan Informasi Visual, Permudah Pemilih Tuli di TPS

GERKATIN Usulkan Papan Informasi Visual, Permudah Pemilih Tuli di TPS

Berita Populer

  • Gubernur Terima Kunjungan Ditjen Badilmiltun MA RI, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum

    Gubernur Terima Kunjungan Ditjen Badilmiltun MA RI, Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Pasar dan Pemeriksaan Kapal, Sumber Utama Temuan MMEA Ilegal di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Paparkan Kesiapan Total Sekolah Rakyat di Hadapan Menteri Transmigrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penilaian Maladministrasi Ombudsman Dimulai, Pemkot Tarakan Buka Ruang Evaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.