Sabtu, Oktober 24, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Karhutla Kaltara Capai 2.639,99 Hektare, Bulungan Wilayah Terparah

by Redaksi 2
9 September 2026
in Tarakan
A A
Karhutla Kaltara Capai 2.639,99 Hektare, Bulungan Wilayah Terparah

PEMADAMAN KARHUTLA – Petugas berjibaku memadamkan titik api yang membakar lahan di wilayah Kalimantan Utara.

TARAKAN, Headlinews.id – Luas wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara mencapai 2.639,99 hektare dalam periode 1 Agustus hingga 4 September 2026. Kabupaten Bulungan tercatat sebagai wilayah dengan luasan terdampak paling besar dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Kaltara.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kaltara Nur Laila, S.Hut., M.Si. mengatakan, berdasarkan rekapitulasi sementara, wilayah terdampak karhutla di Bulungan mencapai 2.597,38 hektare. Angka tersebut menjadi bagian terbesar dari total luasan karhutla yang tercatat selama periode tersebut.

“Untuk se-Kaltara sampai dengan sekarang, sampai 4 September kemarin, sekitar 2.600 hektare. Ini data sementara berdasarkan laporan perusahaan maupun hasil inventarisasi teman-teman di lapangan,” ujar Nur Laila, Rabu (9/9/2026).

BACA JUGA
  • Polresta Bulungan Libatkan Warga Cegah Peredaran Narkoba
  • UPTD Bapenda Tarakan Kejar Tunggakan PKB 57.287 Kendaraan
  • Kunker Perbatasan, Mendagri Tito Karnavian Tiba di Kaltara

Selain Bulungan, luasan karhutla tercatat di sejumlah wilayah lainnya. Kabupaten Malinau mencapai 4,50 hektare, Kabupaten Tana Tidung 6,25 hektare, sedangkan Kota Tarakan mencapai 31,86 hektare. Sementara itu, untuk Kabupaten Nunukan belum terdapat angka luasan dalam rekapitulasi tersebut.

Jika dilihat berdasarkan status kawasan, wilayah terdampak paling luas berada di area penggunaan lain (APL) dengan luasan sekitar 1.900 hektare. Kemudian hutan produksi mencapai 737,49 hektare dan hutan lindung sebesar 2,50 hektare.

Nur Laila menjelaskan, tingginya luasan karhutla di Bulungan turut dipengaruhi kebakaran yang terjadi di kawasan KIPI, khususnya wilayah Mangkupadi. Berdasarkan data per 4 September, luasan yang terbakar di kawasan tersebut mencapai sekitar 1.700 hektare.

“Paling banyak sekarang itu di KIPI, daerah KIPI, Mangkupadi. Per 4 September sekitar 1.700 hektare. Untuk Nunukan belum terinventarisasi karena data kebakaran ini berasal dari laporan perusahaan. Setelah ada inventarisasi dari teman-teman di lapangan, KPH dan Dishut pascakebakaran, baru kita bisa mengetahui berapa luasannya,” jelasnya.

Baca Juga  Lansia Tertimbun Longsor di Tarakan, Tim SAR Temukan Kondisi MD

Ia menambahkan, data karhutla tersebut masih bersifat sementara. Proses inventarisasi di lapangan diperlukan untuk memastikan luasan wilayah yang terdampak, mengingat sumber data berasal dari laporan perusahaan serta hasil pendataan petugas di lapangan.

Nur Laila juga menyebut sebagian besar wilayah yang terbakar berada di lahan gambut, terutama di wilayah Bulungan. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran membutuhkan perhatian khusus karena api pada lahan gambut dapat bertahan dan menyebar di bawah permukaan.

“Kalau di Bulungan memang banyak yang terbakar itu gambut. Karena itu masalah kebakaran ini perlu kita jaga bersama. Penanganannya tidak hanya menjadi urusan pemerintah provinsi, kabupaten maupun kota, tetapi perlu keterlibatan masyarakat dan pihak yang berada di sekitar lokasi,” katanya.

Dari total wilayah terdampak, sekitar 90 persen disebut berada di APL yang sebagian merupakan lahan masyarakat. Sementara kawasan KIPI menjadi salah satu lokasi dengan luasan kebakaran terbesar dalam catatan sementara tersebut.

Memasuki kondisi musim kering, Dishut Kaltara mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Nur Laila menyampaikan, kondisi kering yang masih berlangsung berpotensi membuat api lebih mudah berkembang dan memperluas wilayah terdampak.

“Di daerah Mangkupadi sekarang masih banyak hotspot. Jadi, masyarakat kami imbau jangan dulu membakar lahan. Kondisi kita masih musim kering dan ini bisa memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kaltara juga terus memberikan dukungan terhadap upaya pemadaman di lokasi kebakaran. Dukungan tersebut dilakukan sesuai arahan Gubernur Kaltara untuk memperkuat penanganan karhutla hingga tingkat tapak.

Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat, termasuk pelajar. Dishut bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) juga melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di sekitar wilayah rawan kebakaran.

Baca Juga  Restrukturisasi Wilayah Hukum, Polsek Bunyu Diusulkan ke Polres Tarakan dan Polsek Tarakan Tengah Segera Dibentuk

Nur Laila mengatakan keberadaan MPA penting karena masyarakat yang tinggal paling dekat dengan kawasan rawan kebakaran dapat mengetahui lebih cepat apabila muncul titik api.

“Edukasi sudah dilakukan sejak lama, termasuk masuk ke sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP sampai SMA untuk memberikan pemahaman mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Kita juga bersama masyarakat membentuk Masyarakat Peduli Api karena mereka berada paling dekat dengan lokasi dan bisa lebih cepat mengetahui apabila ada titik api,” ungkapnya.

Selain edukasi dan pemantauan, langkah teknis pencegahan penyebaran api juga dilakukan dengan pembangunan sekat bakar pada lokasi tertentu. Langkah tersebut bertujuan membatasi pergerakan api sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya.

Terkait dugaan adanya unsur kesengajaan dalam sejumlah kejadian karhutla, Nur Laila menyerahkan proses pengamanan dan penegakan hukum kepada aparat penegak hukum (APH). Ia menilai proses hukum diperlukan apabila ditemukan pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara tidak bertanggung jawab.

“Kalau masalah pengamanan tentu kita bicara APH. Semoga dalam waktu dekat sudah ada proses, sehingga memberikan efek jera terhadap oknum, orang-orang atau masyarakat yang tidak peduli terhadap lingkungan maupun hutan,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan kebakaran dipicu aktivitas manusia, Nur Laila tidak memberikan kesimpulan mengenai penyebab setiap titik kebakaran. Namun, ia mengingatkan kebakaran tidak terjadi tanpa adanya sumber pemicu.

“Saya tidak bisa menyampaikan itu secara clear. Tetapi hutan dan lahan itu tidak bisa membakar diri sendiri. Jadi, mari sama-sama menjaga,” pungkasnya. (saf)

 

Tags: BulunganDishut KaltaraKaltaraKarhutlaKebakaran Hutan dan LahanKebakaran LahanKIPIMangkupadiNur Laila
Advertisement Banner

Baca Juga

Riswanto: 11 Standar Pelayanan Baru Bawaslu Tarakan Jamin Kesetaraan Hak Warga dan Disabilitas
Tarakan

Riswanto: 11 Standar Pelayanan Baru Bawaslu Tarakan Jamin Kesetaraan Hak Warga dan Disabilitas

24 Oktober 2026
Speedboat Mati Mesin di Perairan Muara Bulungan, Tim SAR Tarakan Terjunkan Tim Evakuasi 5 Penumpang
Bulungan

Speedboat Mati Mesin di Perairan Muara Bulungan, Tim SAR Tarakan Terjunkan Tim Evakuasi 5 Penumpang

24 Oktober 2026
TMMD ke-130 Kodim Tarakan, Pembangunan RTLH dan Sumur Bor Berlanjut
Tarakan

TMMD ke-130 Kodim Tarakan, Pembangunan RTLH dan Sumur Bor Berlanjut

24 Oktober 2026
Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan
Tarakan

Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

23 Oktober 2026
Jumat Curhat di Karang Anyar, Kapolres Tarakan Sosialisasikan Layanan 110
Tarakan

Jumat Curhat di Karang Anyar, Kapolres Tarakan Sosialisasikan Layanan 110

23 Oktober 2026
Napi Korupsi KUR BRI Tarakan Meninggal, Ini Penjelasan Lapas soal Perawatan Medisnya
Tarakan

Napi Korupsi KUR BRI Tarakan Meninggal, Ini Penjelasan Lapas soal Perawatan Medisnya

23 Oktober 2026
Next Post
Debit Air Tarakan Turun 15 Persen, BWS Waspadai Kekeringan Dua Pekan

Debit Air Tarakan Turun 15 Persen, BWS Waspadai Kekeringan Dua Pekan

Brigif TP 85/BTC Bantu Padamkan Karhutla 4 Hektare di Kutai Barat

Brigif TP 85/BTC Bantu Padamkan Karhutla 4 Hektare di Kutai Barat

Program Pertanian Kaltara Perlu Pengawalan hingga Petani Mandiri

Program Pertanian Kaltara Perlu Pengawalan hingga Petani Mandiri

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Bersama Wakapolda dan PJU Antar Keberangkatan Irjen Pol. Agus Wijayanto di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.