Minggu, Oktober 18, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Asap Kiriman Selimuti Tarakan, Visibility Turun hingga 1.000 Meter

by Redaksi 2
30 Agustus 2026
in Tarakan
A A
Asap Kiriman Selimuti Tarakan, Visibility Turun hingga 1.000 Meter

Kabut asap menyelimuti Kota Tarakan, Minggu (30/8/2026). BMKG mencatat jarak pandang di Tarakan berkisar 1.000–3.000 meter.

TARAKAN, Headlinews.id – Kabut asap menyelimuti Kota Tarakan pada Minggu (30/8/2026). Kondisi tersebut diduga merupakan kiriman dari wilayah luar Tarakan, seiring terdeteksinya puluhan titik panas di sejumlah wilayah Kalimantan Utara dan arah angin dominan dari selatan.

Forecaster On Duty BMKG Tarakan M. Hatta Rachim mengatakan, berdasarkan pantauan citra satelit hingga pukul 15.00 Wita, terdapat 70 titik panas (hotspot) di Kalimantan Utara.

Sebanyak 68 titik berada di Kabupaten Bulungan, satu titik di Kabupaten Malinau dan satu titik di Kabupaten Nunukan. Sementara itu, hingga siang hari belum terpantau adanya titik api di wilayah Kota Tarakan.

BACA JUGA
  • BPPMHKP Perkuat Jaminan Mutu Hasil Perikanan Kaltara
  • 30 Ribu Peserta JKN Masih Tunggu Kepastian, Kekurangan Capai Rp3,9 Miliar
  • Bawa Tumpeng HUT TNI, Kapolresta Bulungan Sambangi Makodim

“Jumlah sebaran titik panas atau hotspot terpantau sejumlah 70 titik, yang sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Bulungan sebanyak 68 titik, satu titik di wilayah Kabupaten Malinau dan satu titik di Kabupaten Nunukan,” kata Hatta.

Sementara itu, arah angin dominan berembus dari selatan dengan kecepatan rata-rata 5–10 knot. Kondisi tersebut menjadi dasar BMKG mengindikasikan kabut asap yang pekat di Tarakan berasal dari wilayah luar kota.

“Dapat diindikasikan pekatnya kabut asap yang terjadi di Kota Tarakan siang ini adalah kiriman dari wilayah luar Kota Tarakan,” ujarnya.

Deteksi hotspot dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA. Satelit tersebut mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan dengan kondisi di sekitarnya untuk memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan.

Hatta menjelaskan, observasi dilakukan pada siang dan malam hari untuk masing-masing satelit. Namun, kemampuan deteksi dapat terkendala kondisi atmosfer tertentu.

Baca Juga  Limbah Oli Cemari Sungai Kampung Bugis, Ribuan Pelanggan PDAM Terdampak

“Pada daerah yang tertutup awan atau blank zone, hotspot di wilayah tersebut tidak dapat terdeteksi,” jelasnya.

Kondisi kabut asap juga berdampak terhadap jarak pandang di Tarakan. Berdasarkan pemantauan BMKG, visibility saat ini berkisar 1.000 hingga 3.000 meter.

“Hingga saat ini terpantau jarak pandang hanya berkisar 1.000-3.000 meter. Pada saat jarak pandang terpantau 3.000 meter, operasional penerbangan, proses takeoff, masih dapat dilakukan,” kata Hatta.

Untuk kondisi cuaca, BMKG memprakirakan wilayah Kalimantan Utara dalam tiga hari ke depan secara umum cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai sore hari.

Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kabupaten Bulungan, Malinau dan Nunukan. Hujan berpeluang terjadi pada malam hari dengan sebaran yang tidak merata.

“Sedangkan wilayah Kota Tarakan secara umum keadaan cuaca pada pagi sampai malam hari cerah-cerah berawan, berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan pada dini hari dengan durasi singkat dengan sebaran wilayah yang tidak merata,” jelas Hatta.

Selain kondisi asap dan cuaca, BMKG juga mencatat tingkat kemudahan bahan bakar ringan terbakar di sebagian besar wilayah Kaltara berada pada kategori tinggi.

Berdasarkan hasil pantauan dan analisis terhadap indeks FFMC (Fine Fuel Moisture Code), sebagian besar wilayah Kalimantan Utara masuk kategori merah atau very high. Indeks tersebut menunjukkan tingkat potensi kemudahan terjadinya kebakaran berdasarkan kondisi cuaca pada bahan-bahan ringan yang mudah terbakar di lapisan atas permukaan tanah.

“Indeks warna merah (very high) berarti tingkat mudahnya terbakar alang-alang dan dedaunan yang biasanya menutupi lantai hutan sangat tinggi,” ungkapnya.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan titik panas serta potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka atau membersihkan lahan maupun membakar sampah.

Baca Juga  Wali Kota Tarakan Ikuti Wawancara Sensus Ekonomi 2026 BPS

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka atau membersihkan lahan maupun membakar sampah, terutama di kawasan yang mudah terbakar seperti lahan gambut, semak belukar, hutan, dan lahan kering,” tegas Hatta.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari juga diimbau menggunakan pelindung atau tabir surya serta menjaga kecukupan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG meminta masyarakat terus mengikuti perkembangan kondisi cuaca dan peringatan dini dari kanal informasi resmi.

“Masyarakat diharapkan terus memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui laman BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah antisipatif untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Hatta. (saf)

 

Tags: Bandara Juwatabmkg tarakanBulungancuaca Tarakanhotspotjarak pandangKabut AsapKalimantan UtaraKarhutlaKebakaran Hutan dan LahanTarakantitik panas
Advertisement Banner

Baca Juga

Panwasrah Cek Potensi Pendaftaran Ganda Atlet Porprov Kaltara
KALTARA

Panwasrah Cek Potensi Pendaftaran Ganda Atlet Porprov Kaltara

17 Oktober 2026
Makan Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Tarakan Perkuat Kebersamaan
Tarakan

Makan Siang Bersama Warga, Satgas TMMD Tarakan Perkuat Kebersamaan

17 Oktober 2026
Pondok Kebun Rusak Tak Layak Huni, Satgas TMMD Tarakan Bantu Bangun Rumah Sudirman
Tarakan

Pondok Kebun Rusak Tak Layak Huni, Satgas TMMD Tarakan Bantu Bangun Rumah Sudirman

17 Oktober 2026
Satgas TMMD Tarakan Bantu Sudirman Wujudkan Harapan Miliki Rumah Layak
Tarakan

Satgas TMMD Tarakan Bantu Sudirman Wujudkan Harapan Miliki Rumah Layak

17 Oktober 2026
TNI Manunggal Air di Kampung Satu Skip, Dandim Minta Warga Rawat Sumur Bor Bersama
Tarakan

TNI Manunggal Air di Kampung Satu Skip, Dandim Minta Warga Rawat Sumur Bor Bersama

17 Oktober 2026
Belum Terjangkau PDAM, Warga Kampung Satu Skip Masuk Program Sumur Bor TMMD 
Tarakan

Belum Terjangkau PDAM, Warga Kampung Satu Skip Masuk Program Sumur Bor TMMD 

16 Oktober 2026
Next Post
Poltekba Bekali Siswa Melek Fintech

Poltekba Bekali Siswa Melek Fintech

Realisasi PBB-P2 Tarakan Masih 28 Persen, Pemutakhiran Data Belum Maksimal

Realisasi PBB-P2 Tarakan Masih 28 Persen, Pemutakhiran Data Belum Maksimal

Pesilat Muda Tana Tidung Adu Kemampuan di Upun Taka Cup Series 1

Pesilat Muda Tana Tidung Adu Kemampuan di Upun Taka Cup Series 1

Berita Populer

  • Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    Anak Ingin Pindah Sekolah ke Tarakan, Damkar Sektor Barat Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Lantik Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Kaltara Gelar Taklimat Awal Pemeriksaan Kinerja BPK RI Terkait Penanganan TPPO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD Tarakan Buka Jalan 2,5 Kilometer, Permudah Akses Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.