TARAKAN, Headlinews.id – Penggunaan layanan pengajuan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online di Kota Tarakan mulai mengalami peningkatan. Satlantas Polres Tarakan mencatat masyarakat mulai memanfaatkan layanan digital tersebut untuk mempermudah proses pengurusan SIM, terutama bagi pemohon yang melakukan perpanjangan.
Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan, penggunaan layanan SIM online mulai aktif digunakan masyarakat seiring kemudahan yang diberikan melalui perangkat digital.
“Alhamdulillah minat untuk pengajuan SIM secara online yang kita generasi kekinian ini sudah mulai aktif. Kita menggunakan gadget untuk mempermudah kepengurusan, khususnya di SIM,” ujar IPTU Ardi.
Ia menjelaskan, peningkatan penggunaan layanan online terlihat dari perbandingan dengan kondisi sebelumnya. Saat awal menjabat, pemohon yang memanfaatkan layanan digital masih berada pada kisaran satu dari sepuluh orang. Sementara saat ini, jumlahnya meningkat menjadi sekitar satu dari empat pemohon.
“Kalau dibanding dengan sebelum-sebelumnya dari waktu saya menjabat, mungkin dari 1 dari 10 itu pasti online. Tapi untuk belakangan ini sudah ibaratkan ya 1 dari 4 itu pasti online, udah mulai meningkatlah,” katanya.
Menurut IPTU Ardi, layanan SIM online memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam proses perpanjangan SIM. Sistem tersebut menjadi salah satu upaya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempermudah pelayanan.
“Pengurusan perpanjangan, alhamdulillah dimudahkan dengan adanya SIM Online,” ungkapnya.
Ia menyebut, meski layanan digital mulai mengalami peningkatan, sebagian masyarakat masih memilih datang langsung dalam proses pengajuan SIM. Perbandingan pemohon online dan offline saat ini masih menunjukkan layanan langsung lebih banyak digunakan.
Namun, Satlantas Polres Tarakan tetap mendorong masyarakat mengenal layanan SIM online agar proses pengurusan dapat lebih mudah dilakukan sesuai kebutuhan.
IPTU Ardi mengatakan, jumlah pemohon SIM juga mengalami perubahan sesuai waktu tertentu. Pada awal bulan, minat masyarakat dalam mengajukan SIM cenderung lebih tinggi dibandingkan menjelang akhir bulan.
“Untuk bulan ini mungkin banyak minatnya itu di awal bulan. Karena kondisi juga ya. Tapi kalau untuk akhir-akhir bulan ini, masyarakat masih, kalau bisa lihat di bawah, mungkin masih agak kurang juga,” ujarnya.
Selain meningkatkan pemanfaatan layanan digital, Satlantas juga terus memberikan edukasi mengenai alasan pentingnya seseorang memiliki SIM. Menurut IPTU Ardi, SIM tidak hanya menjadi kelengkapan administrasi, tetapi berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam berkendara.
“Kita masih gencarkan lagi untuk sosialisasi, edukasi kenapa sih seseorang harus memiliki Surat Izin Mengemudi. Salah satunya sebagai tanda kualifikasi, kita bisa mengetahui orang memiliki SIM itu bisa atau mahir dalam berkeselamatan maupun memiliki pemahaman yang cukup untuk berkendara,” jelas IPTU Ardi. (saf)








