TANA TIDUNG, Headlinews.id – Kejuaraan Pencak Silat Upun Taka Cup Series 1 Tahun 2026 membuka ruang bagi pesilat muda Kabupaten Tana Tidung untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Ajang tersebut resmi dibuka di Aula ReGrouping SD 001 Tana Tidung, Sabtu (29/8/2026).
Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, S.Pd., membuka langsung kejuaraan tersebut. Kegiatan turut dihadiri Dandim 0914/TNT, Danyon TP 922 Upun Taka, Ketua KONI Kabupaten Tana Tidung, dewan juri, pelatih dan peserta pencak silat.
“Pertandingan seperti ini penting bagi atlet muda karena mereka bisa mengukur kemampuan sekaligus belajar menghadapi lawan dengan karakter yang berbeda,” kata Sabri.
Kejuaraan tersebut mempertemukan para pesilat dalam ajang kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet yang sedang menjalani proses pembinaan. Kemampuan teknik dan kesiapan mental menjadi bagian yang dapat diuji selama pertandingan.
Sabri melihat pencak silat memiliki potensi untuk terus dikembangkan di Tana Tidung. Kesempatan bertanding secara rutin dinilai diperlukan agar pesilat muda semakin terbiasa menghadapi tekanan kompetisi.
“Kalau kesempatan bertanding semakin banyak, atlet akan lebih terbiasa menghadapi situasi pertandingan. Dari sana mereka bisa melihat kekurangan dan memperbaikinya saat latihan,” ujarnya.
Selain kemampuan bertanding, kejuaraan tersebut juga membawa nilai sportivitas dan persaudaraan. Peserta dituntut menghormati lawan serta mengikuti ketentuan pertandingan yang telah ditetapkan dewan juri.
Sabri mengapresiasi panitia, pelatih, peserta dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Upun Taka Cup Series 1. Dukungan berbagai pihak dinilai diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga di daerah.
“Panitia sudah memberikan ruang bagi anak-anak untuk bertanding. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan pesilat kita semakin banyak mendapatkan pengalaman,” ungkapnya.
Para peserta juga diminta tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran dalam mengikuti kejuaraan. Setiap pertandingan dapat digunakan untuk mengevaluasi teknik, mental dan kesiapan sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
“Bertandinglah dengan serius, jaga sportivitas dan hormati lawan. Menang atau kalah tetap ada pelajaran yang bisa dibawa pulang untuk latihan berikutnya,” pungkas Sabri. (*)










