Rabu, Agustus 12, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home POLITIK Parlemen

Penyesuaian APBD 2026 Harus Tetap Perhatikan Layanan Publik  

by Redaksi 2
16 November 2025
in Parlemen
A A
Penyesuaian APBD 2026 Harus Tetap Perhatikan Layanan Publik   

Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain

TARAKAN, Headlinews.id — Efisiensi dana transfer nasional berdampak signifikan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Utara 2026. Dari angka awal Rp 3,1 triliun yang dibahas dalam Kerangka Umum dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPS), APBD Kaltara kini tersisa Rp 2,2 triliun.

Pengurangan sekitar Rp 900 miliar ini memaksa pemerintah provinsi menyusun ulang program dan alokasi anggaran agar tetap sesuai prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain menjelaskan, rasionalisasi anggaran dilakukan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dari total pengurangan, setiap OPD harus menyesuaikan anggaran. Ada yang berkurang Rp 3 miliar, ada yang mencapai Rp 50 miliar. Dampak paling terasa ada di sektor infrastruktur, sementara sektor pendidikan dan kesehatan tetap dijaga proporsinya sesuai aturan,” ujarnya, Sabtu (16/11/2025).

Muddain menambahkan, meski terjadi pengurangan besar, fokus tetap diberikan pada pelayanan publik yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

DPRD Kaltara mengawal proses penyusunan ulang agar layanan publik tidak terganggu, termasuk program pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Efisiensi ini menuntut pemerintah memilih program secara tepat. Layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus tetap berjalan, sementara program lain disesuaikan dengan ketersediaan dana,” jelas Muddain.

Ia menegaskan meski terjadi pergeseran anggaran, seluruh proses penyusunan RAPBD tetap mengacu pada visi misi gubernur dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini untuk memastikan penyesuaian anggaran tidak keluar dari arah pembangunan yang telah ditetapkan dan tetap mendukung target-target strategis provinsi.

Lebih lanjut, Muddain menekankan DPRD tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi kebijakan program dan kegiatan pemerintah provinsi, namun tetap berperan dalam mengawal agar alokasi dana digunakan secara efisien dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan, rasionalisasi ini memungkinkan pemerintah memprioritaskan program-program yang paling mendesak dan strategis, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur vital.

“Penyesuaian anggaran seperti ini memang sulit, karena ada banyak OPD yang harus merasionalisasi anggarannya. Namun, dengan pengawasan DPRD, alokasi dana diharapkan tetap berpihak pada kepentingan publik, agar pembangunan dan layanan masyarakat tidak terhenti,” tambah Muddain.

Dengan langkah rasionalisasi ini, DPRD Kaltara optimistis RAPBD 2026 tetap dapat disahkan tepat waktu, meski terjadi pengurangan besar dari dana transfer pusat.

“Proses ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah provinsi untuk menata ulang program, menjaga efisiensi, dan memastikan prioritas pembangunan daerah tetap terlaksana sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*/saf)

 

Tags: APBD 2026DPRD KaltaraEfisiensi Dana TransferInfrastrukturKaltaraKesehatanKUAPPSLayanan PublikMuddainOPDPendidikanRAPBD 2026
Advertisement Banner

Baca Juga

Komisi II DPRD Kaltara Minta Data Pajak Dicocokkan dengan Kondisi Lapangan
KALTARA

Komisi II DPRD Kaltara Minta Data Pajak Dicocokkan dengan Kondisi Lapangan

11 Agustus 2026
Nunukan

APBD Perubahan Nunukan 2026 Dipangkas, Pendapatan Turun Rp64,59 Miliar

11 Agustus 2026
15 Tahun Tunggu Plasma, DPRD Beri Waktu 30 Hari ke PT Prima
Bulungan

15 Tahun Tunggu Plasma, DPRD Beri Waktu 30 Hari ke PT Prima

3 Agustus 2026
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan, DPRD Tekankan Tindak Lanjut Rekomendasi
Bulungan

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan, DPRD Tekankan Tindak Lanjut Rekomendasi

29 Juli 2026
DPRD Minta Pembebasan Lahan WIP dan MGS Segera Diselesaikan
Bulungan

DPRD Minta Pembebasan Lahan WIP dan MGS Segera Diselesaikan

29 Juli 2026
Usai Ranperda APBD Disetujui, Pemkab Siapkan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD
Bulungan

Usai Ranperda APBD Disetujui, Pemkab Siapkan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD

22 Juli 2026
Next Post
Penyesuaian APBD 2026 Harus Tetap Perhatikan Layanan Publik   

DPRD Kaltara Awasi APBD 2026, Pastikan Program Prioritas Pembangunan Strategis

Strategi Pariwisata Kaltim Hadapi Pemangkasan APBD 2026   

Strategi Pariwisata Kaltim Hadapi Pemangkasan APBD 2026  

Strategi Pariwisata Kaltim Hadapi Pemangkasan APBD 2026   

Kolaborasi Perusahaan Dorong Pengembangan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif di Kaltim

Berita Populer

  • Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Komunitas Etnis Indonesia Bersatu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Jilid II, Aliansi Pemuda Desak PLN Tuntaskan Pemadaman Kalsel-Kalteng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danbrigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., Lulus Sesko TNI Tahun 2026,Raih 2 Besar Tulisan Ilmiah Dan Predikat Jasmani Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.