SEBATIK, Headlinews.id – Siswa MA As’Adiyah Sebatik mendapat pengalaman langsung mengenal sistem keselamatan dan navigasi kapal saat mengikuti On Board Education di atas KM Sabuk Nusantara 97. Para pelajar diajak melihat berbagai perlengkapan sekaligus memahami fungsi peralatan tersebut dalam menunjang keselamatan pelayaran.
Kepala UPP Kelas III Sungai Nyamuk, Syaharuddin, mengatakan pengenalan peralatan secara langsung dapat memberikan pemahaman berbeda dibandingkan pembelajaran yang sebatas teori. Para siswa dapat melihat bentuk, fungsi, serta posisi sejumlah perangkat keselamatan dan navigasi di atas kapal.
“Anak-anak bisa melihat langsung peralatan yang ada di kapal. Mereka juga mendapat penjelasan mengenai fungsi masing-masing alat, sehingga ketika berada di kapal mereka sudah memiliki gambaran tentang perlengkapan keselamatan,” kata Syaharuddin.
Peralatan keselamatan menjadi salah satu bagian penting dalam operasional kapal karena berkaitan dengan kesiapan menghadapi kondisi darurat selama pelayaran. Pemahaman mengenai perangkat tersebut juga diperlukan penumpang agar tidak asing dengan perlengkapan keselamatan ketika berada di atas kapal.
Syaharuddin menyebut pengalaman berada langsung di atas KM Sabuk Nusantara 97 dapat memperkenalkan dunia pelayaran kepada pelajar dari sisi yang lebih dekat. Para siswa juga memperoleh gambaran mengenai lingkungan kapal serta berbagai perangkat yang digunakan untuk mendukung perjalanan laut.
“Keselamatan di kapal perlu dipahami sejak awal, termasuk oleh para penumpang. Mengenal alat keselamatan dan mengetahui fungsinya membuat mereka lebih siap ketika berada di atas kapal,” ujarnya.
Pengenalan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk memahami bahwa keselamatan pelayaran berkaitan dengan kesiapan awak kapal, kondisi peralatan, serta pengetahuan orang-orang yang berada di dalamnya. Edukasi semacam itu dapat menjadi bekal bagi siswa ketika menggunakan transportasi laut dalam aktivitas sehari-hari.
“Pengenalan seperti ini kami nilai penting karena siswa bisa mendapatkan pengalaman secara langsung. Mereka juga bisa mengenal lebih dekat dunia pelayaran dan memahami bahwa keselamatan merupakan bagian penting selama perjalanan di laut,” tutup Syaharuddin. (saf)










