NUNUKAN, Headlinews.id – Pekerjaan pengadaan lampu penerangan jalan di Kelurahan Nunukan Selatan mendapat kritik dari DPRD Nunukan. Salah satu yang disorot berada di RT 06, dengan pemasangan tiang yang belum kokoh dan tanpa pengecoran pada bagian bawah sehingga dikhawatirkan mudah roboh.
Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, mengatakan terdapat sekitar 30 unit lampu penerangan jalan yang dipasang di kawasan tersebut. Namun, saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, ia menemukan tiang yang masih bergoyang ketika digerakkan.
“Tiang ini tidak dicor. Kalau terkena angin, kondisinya seperti ini. Pemasangannya tentu tidak optimal,” ujar Andi.
Menurut Andi, kondisi tersebut menunjukkan pemasangan tiang belum dilakukan dengan baik. Ia menilai kekuatan konstruksi menjadi aspek yang harus diperhatikan agar lampu penerangan jalan dapat berfungsi optimal dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Ia meminta penyedia memperhatikan metode pemasangan tiang, mulai dari kedalaman penanaman hingga pengecoran bagian bawah. Tiang harus memiliki penyangga yang kuat agar tidak mudah bergeser atau roboh ketika terkena angin maupun gangguan dari luar.
Pemasangan juga harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama karena tiang berada di area yang dapat dilalui warga. Konstruksi yang tidak kokoh berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat apabila tiang roboh dan menimpa pejalan kaki maupun pengguna jalan yang melintas di dekatnya.
“Tiang ini masih bergoyang. Pekerjaannya juga kurang rapi. Kepada penyedia, tolong perhatikan cara pemasangannya. Tiangnya harus ditanam lebih dalam dan bagian bawahnya dicor,” tegasnya.
Andi menilai pengerjaan yang rapi dan sesuai metode konstruksi menjadi bagian dari tanggung jawab penyedia. Selain memastikan tiang berdiri tegak dan kokoh, pemasangan harus dilakukan dengan benar agar fasilitas penerangan jalan tersebut tidak justru menimbulkan risiko bagi masyarakat.
“Pemasangan lampu jalan ini harus dikerjakan sesuai standar. Jangan sampai tiang yang belum kokoh justru membahayakan warga,” tegasnya. (*/saf)










