NUNUKAN, Headlinews.id – Ketersediaan rumah dinas aparatur sipil negara (ASN) dan mes kecamatan masih menjadi kebutuhan di Kecamatan Sembakung Atulai. Sebagian aparatur yang bertugas di wilayah tersebut masih berdomisili di kecamatan lain.
Anggota DPRD Nunukan Yawong Salaju mengatakan kebutuhan fasilitas aparatur tersebut menjadi salah satu masukan yang diterima saat berada di Sembakung Atulai. Menurutnya, kondisi fasilitas pemerintahan perlu dilihat bersama dengan kebutuhan pelayanan di wilayah kecamatan.
“Rumah dinas dan mes kecamatan termasuk kebutuhan yang disampaikan kepada kami. Masukan ini kami catat bersama kebutuhan fasilitas lainnya, sehingga bisa dibawa dalam pembahasan di DPRD,” kata Yawong.
Usulan tersebut disampaikan Sekretaris Kecamatan Sembakung Atulai Muhammad Junaidi ke DPRD Nunukan beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan sebagian aparatur masih berdomisili di Kecamatan Lumbis, Sembakung hingga Kecamatan Nunukan meski bertugas di Sembakung Atulai.
Junaidi mengatakan kondisi tersebut membuat kebutuhan tempat tinggal di sekitar kantor kecamatan cukup diperlukan. Rumah dinas dan mes dapat menjadi fasilitas bagi aparatur yang berasal dari luar wilayah tempat tugas.
“Masih ada aparatur yang tempat tinggalnya berada di luar Sembakung Atulai. Kami mengusulkan rumah dinas dan mes agar mereka memiliki tempat tinggal yang lebih dekat dengan kantor,” ujar Junaidi.
Yawong mengatakan kebutuhan tersebut akan disampaikan bersama masukan lain yang diterima dari wilayah kecamatan. DPRD perlu melihat kondisi setiap usulan agar pembahasan pembangunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan daerah.
Selain menerima usulan rumah dinas dan mes, Yawong juga melihat sejumlah fasilitas pemerintahan serta pembangunan yang ada di Sembakung Atulai. Kondisi di lapangan menjadi bagian dari bahan yang dibawa untuk melihat kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
“Kami melihat langsung kondisi di lapangan dan menerima beberapa masukan dari jajaran kecamatan. Rumah dinas ASN dan mes termasuk kebutuhan yang perlu dicatat karena berkaitan dengan keberadaan aparatur di wilayah tugas,” katanya.
Junaidi berharap usulan tersebut dapat masuk dalam pembahasan pemerintah daerah. Menurutnya, fasilitas tempat tinggal diperlukan karena tidak seluruh aparatur yang bertugas di Sembakung Atulai memiliki hunian di sekitar kantor.
Ketersediaan hunian di dekat kantor juga dapat memudahkan aparatur menjalankan aktivitas kedinasan tanpa harus melakukan perjalanan dari kecamatan lain.
“Kita upayakan kebutuhan ini bisa dibahas dan mendapat solusi. Dengan adanya rumah dinas atau mes, aparatur yang berasal dari luar wilayah bisa tinggal lebih dekat dengan kantor,” pungkas Junaidi. (*)








