MALINAU, Headlinews.id – Persiapan atlet e-sports Kabupaten Malinau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara mulai mendapat ruang pembinaan lewat kompetisi Mobile Legends: Bang Bang. Turnamen Tuko Coffee Season 2 yang digelar di Malinau, Selasa (13/10/2026) malam, menjadi ajang bagi para pemain untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus mengatakan, kompetisi e-sports dapat dimanfaatkan untuk menjaring pemain berbakat yang berpeluang memperkuat daerah pada ajang olahraga mendatang. Penyelenggaraan turnamen juga memberi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan kemampuan di bidang permainan kompetitif.
“Turnamen seperti ini bisa menjadi tempat bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dari pertandingan, kita bisa melihat strategi, kekompakan tim, serta sportivitas yang dibutuhkan seorang atlet,” ujar Ernes.
Menurut Ernes, perkembangan e-sports telah membuka ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi secara terarah. Kemampuan bermain perlu disertai disiplin, strategi, komunikasi, dan kerja sama tim agar pemain dapat berkembang sebagai atlet.
Pemerintah Kabupaten Malinau, lanjutnya, bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Malinau memiliki peran dalam pembinaan atlet. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pemain lokal untuk berkembang dan mengikuti kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
“Pembinaan perlu berjalan berkelanjutan agar potensi pemain di Malinau bisa terpetakan. Harapannya, atlet yang memiliki kemampuan dapat dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk Porprov II Kaltara,” katanya.
Turnamen yang berlangsung di Tuko Coffee tersebut dibuka secara resmi oleh Ernes. Selain menjadi arena pertandingan, kompetisi ini mempertemukan para pemain muda yang memiliki minat pada e-sports di Kabupaten Malinau.
Ernes berpesan agar peserta memanfaatkan pertandingan untuk mengukur kemampuan sekaligus menjaga etika selama berkompetisi. Ia meminta setiap tim mengutamakan kerja sama dan menghormati lawan, terlepas dari hasil pertandingan.q
“Bertandinglah dengan kemampuan terbaik, jaga kekompakan tim, dan junjung sportivitas. Kemenangan memang menjadi tujuan dalam kompetisi, tetapi cara bertanding yang fair juga menunjukkan kualitas seorang atlet,” pungkasnya. (*)










