SAMARINDA, Headlinews.id – Puluhan peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Angkatan II Periode Mei 2026 mulai menjalani masa penugasan di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Samarinda.
Penyerahan peserta dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ., M.Kes., MARS, kepada rumah sakit dan puskesmas wahana penempatan dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Opproom I Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Senin (29/6/2026).
“Program internsip merupakan tahap penting untuk menguatkan kompetensi klinis, kemampuan komunikasi, dan pemahaman terhadap pelayanan kesehatan di lapangan,” ujar Jaya Mualimin.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI) Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kesehatan Kota Samarinda, pimpinan fasilitas kesehatan wahana, dokter pendamping, serta para peserta.
Selama masa penugasan, dokter dan dokter gigi internsip akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas untuk memperoleh pengalaman praktik serta pendampingan sebelum menjalankan profesi secara mandiri.
Jaya menilai keberadaan peserta internsip juga dapat memberi tambahan dukungan terhadap pelayanan kesehatan di fasilitas tempat penugasan.
“Manfaatkan masa internsip untuk belajar dari situasi pelayanan yang sesungguhnya karena pengalaman di lapangan akan menjadi bekal penting dalam menjalankan profesi,” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga etika profesi, mengutamakan keselamatan pasien, serta membangun komunikasi yang baik dengan tenaga kesehatan dan masyarakat.
Selain pelayanan kuratif, peserta didorong ikut berperan dalam kegiatan promotif dan preventif selama bertugas di fasilitas kesehatan.
“Tenaga kesehatan memiliki peran dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan penyakit sejak dini,” tutupnya. (*/saf)







