BALIKPAPAN, Headlinews.id – Penguatan karakter dan kepemimpinan menjadi materi utama dalam kegiatan Student Leadership Training yang diikuti 100 siswa SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodam VI/Mulawarman pada Senin (15/6/2026) tersebut merupakan bagian dari pembinaan generasi muda untuk menghadapi tantangan global di era digital serta perkembangan kecerdasan buatan.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pembekalan langsung mengenai wawasan kebangsaan, dinamika geopolitik global, serta penguatan nilai-nilai kepemimpinan dari lingkungan TNI.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., dalam pemaparannya menyoroti dinamika situasi dunia yang semakin kompleks, mulai dari konflik antarnegara hingga perebutan sumber daya strategis di berbagai kawasan.
Ia menjelaskan, kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah, termasuk energi dan mineral strategis, turut menjadi perhatian global sehingga berpotensi menimbulkan ancaman non-fisik seperti perang siber, perang informasi, dan proxy war.
“Generasi muda harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, tidak hanya berpikir lokal, tetapi juga memahami dinamika global agar mampu menjaga kedaulatan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Pangdam.
Selain itu, Pangdam juga mengingatkan para pelajar mengenai berbagai perilaku yang harus dihindari, di antaranya tawuran, balap liar, seks bebas, narkoba, judi online, konten negatif, bullying, hingga penyebaran hoaks di media sosial.
Sebagai pengganti, ia mendorong siswa untuk memperkuat nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, religiusitas, etika bermedia sosial, kreativitas, serta kemampuan mengelola waktu dan potensi diri secara bijak.
“Fokuslah pada hal-hal yang membangun masa depan dan jauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Kepala SMA Islam Bunga Bangsa Samarinda, Bahtiar Fahrudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai pembentukan karakter menjadi hal yang semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Bahtiar menambahkan, pengalaman belajar langsung di lingkungan TNI diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam membangun mental, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi masa depan.
“Selain kemampuan akademik, siswa juga harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, integritas, serta kemampuan kepemimpinan yang baik,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan Pangdam, penyerahan cendera mata antara pihak sekolah dan Kodam VI/Mulawarman, serta foto bersama. (*)










