TARAKAN, Headlinews.id – Sebanyak 40 wartawan dan official yang tergabung dalam kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tarakan dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara di Kabupaten Nunukan.
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, yang melepas langsung keberangkatan kontingen, meminta peserta menjaga sportivitas serta berupaya meraih hasil terbaik.
“Jaga kesehatan, jalani pertandingan dengan lancar, dan tetap junjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Semoga kontingen PWI Tarakan dapat mengulang kesuksesan seperti Porwada I Kaltara dan kembali membawa pulang gelar juara umum,” ujar Khairul saat pelepasan di Ruang Lumbung Kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (27/6/2026).
Kontingen PWI Kota Tarakan dijadwalkan bertolak menuju Kabupaten Nunukan pada 2 Juli 2026 untuk mengikuti ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut.
Pelepasan kontingen turut dihadiri jajaran pengurus dan anggota PWI Tarakan sebelum keberangkatan menuju lokasi pertandingan.
Ketua PWI Kota Tarakan, Andi Muhamad Rizal, mengatakan capaian sebagai juara umum pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi motivasi bagi kontingen Tarakan untuk kembali bersaing pada Porwada II Kaltara.
“Bismillah, kami menargetkan kembali membawa pulang gelar juara umum,” katanya.
Sementara itu, Ketua SIWO PWI Tarakan, Hendi Rustandi, mengatakan persaingan pada Porwada II diperkirakan berlangsung lebih kompetitif dibanding pelaksanaan sebelumnya karena jumlah peserta yang meningkat.
“Persaingan di semua cabang olahraga nanti pastinya akan semakin ketat, mengingat jumlah peserta pun bertambah. Tentunya atmosfer pertandingan akan tinggi,” ujarnya.
Menurut Hendi, persiapan kontingen tidak hanya dilakukan melalui latihan rutin, tetapi juga uji tanding dengan lawan yang berbeda pada masing-masing cabang olahraga.
“Selain latihan rutin, kontingen Tarakan juga melakukan uji tanding dengan lawan yang berbeda di setiap cabor. Sejauh ini hasilnya dirasa cukup maksimal. Tinggal nanti kembali lagi kepada fisik dan mental bertanding agar meraih hasil tertinggi,” katanya.
Meski memasang target juara umum, Hendi menegaskan target tersebut tidak boleh menjadi tekanan bagi atlet yang bertanding.
“Sama seperti yang disampaikan Ketua PWI Tarakan, jika berbicara target pastinya juara umum. Tapi jangan sampai target itu menjadi beban rekan-rekan yang bertanding. Intinya kita berjuang maksimal dan tetap junjung sportivitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil Porwada sebelumnya, cabang olahraga yang berpotensi menjadi penyumbang medali emas di antaranya e-sport dan bulutangkis, meski seluruh cabang tetap dibebani target hasil maksimal.
“Berkaca pada Porwada sebelumnya, cabor yang bisa diandalkan mendulang medali khususnya emas ada di cabor e-sport dan bulutangkis. Namun, cabor lain pun sama memiliki target hasil maksimal,” tutupnya. (saf)








