TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Warga Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, digegerkan penemuan seorang pria berinisial VJO (50) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Rajawali, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dan bekerja sebagai buruh swasta.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan adanya penemuan tersebut dan menyebut petugas langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
“Benar telah ditemukan seorang pria dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kontrakan wilayah Sengkawit. Petugas segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan awal,” ujarnya.
Penemuan berawal saat saksi AW yang merupakan teman korban mendatangi kontrakan untuk menjenguk sekaligus mengantarkan alat bantu pernapasan. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 15.45 Wita, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci.
Saksi kemudian menghubungi MM yang merupakan keponakan korban untuk membantu membuka pintu kamar. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk dengan kepala tertunduk ke lantai dan sudah tidak bernyawa.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga memiliki riwayat sakit dan tengah dalam masa pemulihan.
“Dari keterangan awal, korban memiliki riwayat sakit dan sedang menjalani pengobatan,” kata Aipda Hadi Purnomo.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang milik korban berupa dua unit telepon genggam, satu tas selempang, satu dompet, serta obat resep dokter.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Tanjung Selor untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Kepolisian kemudian menuntaskan administrasi penyerahan jenazah kepada keluarga.
“Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini dan menolak dilakukan autopsi,” ungkapnya.
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami keterangan saksi untuk memastikan tidak adanya unsur lain dalam peristiwa tersebut. (rn)










