BULUNGAN, Headlinews.id– PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menindaklanjuti temuan perbedaan nomor polisi pada sebuah truk yang melakukan pengisian BBM di SPBU 64.772.01, Kabupaten Bulungan, Selasa (22/9). Pertamina telah memeriksa rekaman CCTV, dokumentasi kendaraan, dan data transaksi untuk menelusuri kejadian tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan nomor polisi yang terlihat pada kendaraan berbeda dengan nomor yang tercatat saat transaksi. Pertamina juga menemukan indikasi nomor polisi kendaraan dilapisi di area SPBU.
“Temuan ini kami tangani dengan serius. Pertamina saat ini sudah melakukan pengakhiran hubungan kerja kepada operator yang terbukti melakukan pelanggaran. Sesuai hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku, nomor polisi (nopol) yang tercantum pada kendaraan tersebut, saat ini juga sudah di hapus.” ujar Edi.
Pertamina melanjutkan penelusuran terhadap transaksi dan meminta pengelola SPBU memastikan setiap pengisian dilayani sesuai identitas kendaraan serta ketentuan penyaluran BBM. Apabila pemeriksaan menemukan pelanggaran, Pertamina akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila diperlukan.
“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap ketepatan penyaluran BBM. Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Pengawasan di SPBU akan kami perkuat agar pelayanan berlangsung tertib dan BBM disalurkan kepada konsumen yang berhak,” tutup Edi.(*)







