Kamis, Juni 18, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Tengkayu II Dinilai Siap Jadi Lokasi Karantina, UPTD Tunggu Keputusan Pusat

by Redaksi 2
3 Juni 2026
in Tarakan
A A
Tengkayu II Dinilai Siap Jadi Lokasi Karantina, UPTD Tunggu Keputusan Pusat

Aktivitas kapal di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II Tarakan yang diusulkan menjadi tempat pemasukan dan pengeluaran (entry and exit point) karantina untuk mendukung ekspor perikanan.

TARAKAN, Headlinews.id – Pelabuhan Perikanan Tengkayu II Tarakan diusulkan menjadi tempat pemasukan dan pengeluaran (entry and exit point) untuk mendukung aktivitas karantina serta pengiriman hasil perikanan ke luar negeri, termasuk rute perdagangan ke Tawau, Sabah, Malaysia.

Penguatan fungsi pelabuhan ini telah beberapa kali dibahas bersama sejumlah pihak terkait, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan hingga Badan Karantina Indonesia.

Fokus pembahasan tidak hanya pada aspek administrasi, tetapi juga kesiapan operasional, alur distribusi komoditas perikanan, serta kesiapan kapal dan fasilitas pendukung jika jalur ekspor langsung nantinya dibuka.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Tengkayu II Tarakan, H. Ridwan Yusuf, S.Pi.,M.H mengatakan dalam sejumlah forum tersebut, Badan Karantina turut terlibat memberikan masukan teknis.

Salah satunya terkait peluang menjadikan Tengkayu II sebagai titik layanan resmi pemasukan dan pengeluaran komoditas perikanan yang terintegrasi dengan sistem karantina.

“Beberapa kali kita lakukan rapat pembahasan bersama instansi terkait. Di dalamnya juga ada dari Badan Karantina yang ikut membahas. Mereka memberikan masukan sekaligus menyampaikan usulan agar Pelabuhan Tengkayu II ini bisa dijadikan tempat pemasukan dan pengeluaran, terutama untuk mendukung kegiatan karantina dan pengiriman hasil perikanan ke luar negeri,” ujarnya, Rabu (3/5/2026).

Meski begitu, penetapan status tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung. Mekanismenya harus melalui tahapan usulan, kajian teknis, hingga penilaian kelayakan dari pemerintah pusat sebelum dapat diberlakukan secara resmi.

Proses tersebut saat ini masih berjalan, termasuk tahapan peninjauan lapangan untuk melihat langsung kondisi dan kesiapan Pelabuhan Tengkayu II dalam mendukung skema layanan tersebut.

“Sudah ada peninjauan langsung juga ke lapangan untuk melihat apakah Pelabuhan Tengkayu II ini memungkinkan atau tidak dijadikan tempat pemasukan dan pengeluaran. Jadi masih dalam tahap evaluasi dan pengkajian,” kata Ridwan.

Dari hasil evaluasi sementara, pelabuhan ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai titik layanan karantina, meski masih diperlukan sejumlah penyesuaian pada fasilitas agar sesuai standar yang ditetapkan.

“Kalau secara lokasi dan operasional dasar sebenarnya sudah cukup memungkinkan. Tetapi tentu masih ada beberapa hal yang harus disesuaikan, terutama terkait standar fasilitas yang dipersyaratkan oleh Badan Karantina jika nanti benar-benar ditetapkan,” jelasnya.

Selain kesiapan infrastruktur, aspek perizinan kapal menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan. Aktivitas lintas negara mengharuskan kapal memiliki izin dari pemerintah pusat, sementara sebagian armada yang beroperasi saat ini masih menggunakan izin daerah.

Hal ini turut menjadi perhatian pelaku usaha karena berkaitan langsung dengan kelancaran distribusi hasil perikanan. Perubahan skema perizinan dinilai berpotensi menambah proses administratif sebelum kegiatan pengiriman dapat dilakukan.

“Saat ini masih banyak kapal kita yang izinnya di tingkat daerah, sementara untuk kegiatan lintas negara seperti ini harus menggunakan izin dari pemerintah pusat. Ini yang sedang dalam proses penyesuaian,” ujarnya.

Ridwan juga mengungkapkan sebelumnya pernah dilakukan uji coba pengiriman hasil perikanan ke Tawau, Malaysia. Namun, aktivitas tersebut tidak berlangsung lama akibat perubahan kebijakan di negara tujuan.

“Pernah ada pengiriman langsung ke Tawau yang sempat berjalan, tetapi kemudian dihentikan kembali karena kebijakan di pihak sana berubah. Jadi itu juga menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pembahasan sekarang,” katanya.

Jika skema ekspor langsung dapat berjalan secara berkelanjutan, dampaknya dinilai akan cukup signifikan terutama dari sisi efisiensi biaya dan waktu distribusi hasil perikanan.

“Kalau ekspor langsung bisa berjalan, tentu ada efisiensi. Baik dari sisi biaya maupun waktu pengiriman karena tidak perlu lagi melalui jalur yang terlalu panjang,” ujarnya.

Namun demikian, tidak seluruh kapal dapat langsung terlibat dalam skema tersebut. Terdapat ketentuan teknis, salah satunya terkait ukuran kapal yang umumnya harus di atas 20 Gross Ton (GT).

“Ada ketentuan tertentu, biasanya kapal harus di atas 20 GT. Sementara saat ini masih banyak kapal kita yang di bawah itu, sehingga belum semuanya bisa terakomodir,” jelasnya.

Meski belum memberikan dampak besar terhadap pendapatan daerah, pengembangan fungsi pelabuhan ini diperkirakan akan lebih berdampak pada peningkatan aktivitas dan arus logistik di kawasan Tengkayu II.

Sementara itu, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara menyampaikan bahwa proses penetapan Tengkayu II sebagai Tempat Pengeluaran dan Pemasukan (TPP) Karantina juga sedang berjalan.

Penetapan ini diarahkan untuk memperkuat layanan pemeriksaan komoditas perikanan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Tawau, Malaysia.

Kepala BKHIT Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud menjelaskan keberadaan TPP nantinya akan memungkinkan layanan karantina dilakukan langsung di lokasi keberangkatan komoditas.

“Untuk Tengkayu II saat ini memang sedang kami proses penetapannya sebagai TPP Karantina. Nantinya petugas karantina juga akan kami tempatkan di sana agar pelayanan bisa langsung dilakukan di lokasi, sehingga proses pemeriksaan dan ekspor bisa lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara prinsip pemeriksaan karantina memang harus dilakukan di lokasi yang telah ditetapkan sebagai TPP, sehingga Tengkayu II dinilai strategis untuk mendukung layanan tersebut.

“Dasar hukumnya memang pemeriksaan karantina dilakukan di Tempat Pemasukan dan Pengeluaran (TPP). Jadi kalau Tengkayu II sudah ditetapkan, maka pelayanan dan pemeriksaan bisa langsung dilakukan di sana sesuai ketentuan,” katanya. (saf)

 

Tags: BKHIT kaltaraekspor perikananentry exit pointKalimantan UtaraKarantina Kaltarapelabuhan perikananPelabuhan TarakanPerdagangan Lintas Batasperikanan TarakanTawau MalaysiaTengkayu II
Advertisement Banner

Baca Juga

BPJS Kesehatan Gandeng Ombudsman dan Disnakertrans Awasi Perusahaan Bandel di Tarakan
KALTARA

BPJS Kesehatan Gandeng Ombudsman dan Disnakertrans Awasi Perusahaan Bandel di Tarakan

17 Juni 2026
Seleksi Sekda Tarakan Gandeng BKPSDM Balikpapan sebagai Tim Asesor
Tarakan

Seleksi Sekda Tarakan Gandeng BKPSDM Balikpapan sebagai Tim Asesor

17 Juni 2026
Jemaah Haji Tarakan, Cuaca Ekstrem hingga Antrean Panjang Jadi Tantangan di Mina
KALTARA

Jemaah Haji Tarakan, Cuaca Ekstrem hingga Antrean Panjang Jadi Tantangan di Mina

17 Juni 2026
186 Jemaah Haji Tarakan Tiba Bertahap di Islamic Center, Diserahkan ke Keluarga
KALTARA

186 Jemaah Haji Tarakan Tiba Bertahap di Islamic Center, Diserahkan ke Keluarga

17 Juni 2026
Baru 7 Persen Wajib KTP di Tarakan Aktifkan IKD, Disdukcapil Sebut Warga Masih Belum Familiar
Tarakan

Baru 7 Persen Wajib KTP di Tarakan Aktifkan IKD, Disdukcapil Sebut Warga Masih Belum Familiar

17 Juni 2026
Kaltara Baru Miliki Satu Sensor Gempa Utama, Pemantauan Masih Bertumpu pada Tarakan
Tarakan

Kaltara Baru Miliki Satu Sensor Gempa Utama, Pemantauan Masih Bertumpu pada Tarakan

17 Juni 2026
Next Post
Longsor Tutup Akses Warga, Aparat Kepolisian Langsung Lakukan Penanganan

Longsor Tutup Akses Warga, Aparat Kepolisian Langsung Lakukan Penanganan

Wempi Dorong Program Pembangunan Lebih Realistis dan Tepat Sasaran

Wempi Dorong Program Pembangunan Lebih Realistis dan Tepat Sasaran

Tinjau Gedung Baru BPSDM, Sekprov Ingin ASN Segera Tempati Fasilitas yang Lebih Layak

Tinjau Gedung Baru BPSDM, Sekprov Ingin ASN Segera Tempati Fasilitas yang Lebih Layak

Berita Populer

  • Kodam VI/Mulawarman Kawal Penataan Rumah Dinas Sumber Rejo Balikpapan

    Kodam VI/Mulawarman Kawal Penataan Rumah Dinas Sumber Rejo Balikpapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Silaturahmi dengan IKAT, Kapolres Tarakan Pertegas Penguatan Sistem Deteksi Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keluhan Biaya Sertifikasi Bayangi Ambisi Ekspor Langsung Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban Aset Negara di Balikpapan Berjalan Aman, Kodam VI/Mulawarman Tuntaskan Penataan Rumah Dinas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.