TARAKAN, Headlinews.id– Penyelidikan kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang mahasiswa di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip, masih terus berlangsung. Satreskrim Polres Tarakan membentuk tim untuk memburu pelaku, sementara patroli di sejumlah titik rawan ditingkatkan sebagai langkah antisipasi pascakejadian.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, penyelidikan langsung dilakukan setelah laporan diterima dari korban.
Petugas bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan petunjuk yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
“Begitu laporan diterima, petugas langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan seluruh informasi yang diperlukan. Setiap petunjuk yang ditemukan akan didalami untuk membantu mengungkap identitas pelaku,” ujar Rusli.
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga meminta keterangan dari korban, pelapor, dan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga menghimpun informasi dari masyarakat yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
“Keterangan saksi maupun informasi yang diterima masih terus diverifikasi. Semua data yang diperoleh menjadi bagian dari proses penyelidikan,” katanya.
Hingga kini, pelaku masih dalam penyelidikan. Satreskrim Polres Tarakan telah membentuk tim yang bertugas melakukan penelusuran terhadap keberadaan pelaku serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan kasus tersebut.
“Tim masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan petunjuk dan menelusuri keberadaan pelaku. Penyelidikan terus dilakukan sampai identitas pelaku dapat dipastikan,” jelas Rusli.
Selain mempercepat proses penyelidikan, Polres Tarakan juga meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi tindak kriminal.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat setelah dugaan curas di Jalan Gunung Selatan.
Patroli melibatkan personel Satlantas, Satsamapta melalui Tim Perintis Presisi, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Tarakan.
Kehadiran personel difokuskan pada kawasan yang minim penerangan maupun ruas jalan yang kerap dilalui masyarakat pada malam hari.
“Patroli ditingkatkan sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat menekan potensi terjadinya tindak kriminal,” ujar Rusli.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga yang mengetahui informasi terkait perkara tersebut diminta segera melapor kepada kepolisian.
“Apabila ada informasi yang dapat membantu penyelidikan, segera sampaikan kepada kepolisian. Partisipasi masyarakat sangat membantu mempercepat pengungkapan perkara,” katanya.
Rusli memastikan penyelidikan kasus tersebut terus berjalan. Kepolisian juga mengajak masyarakat tetap waspada saat beraktivitas, terutama pada malam hari, tanpa perlu merasa resah.
“Penyelidikan masih terus dilakukan. Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, dan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan segera laporkan kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Rusli. (saf)










