Jumat, Agustus 14, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

PCR Mandiri dan Reagen, Labkesda Tarakan Siap Hadapi KLB Penyakit Menular

by Redaksi 2
29 Juni 2026
in Tarakan
A A
PCR Mandiri dan Reagen, Labkesda Tarakan Siap Hadapi KLB Penyakit Menular

Labkesda Tarakan menyiapkan fasilitas PCR mandiri sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi KLB penyakit menular.

TARAKAN, Headlinews.id – Kesiapsiagaan menghadapi potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit menular di Kota Tarakan diperkuat melalui pengembangan kapasitas laboratorium kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas Polymerase Chain Reaction (PCR) mandiri, penerapan standar Biosafety Level 2 (BSL-2), serta ketersediaan bahan uji seperti reagen yang menjadi penopang utama seluruh proses pemeriksaan.

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa pada masa awal pandemi COVID-19, fasilitas PCR belum tersedia di daerah. Seluruh pemeriksaan berbasis PCR harus dilakukan melalui laboratorium rujukan di luar daerah, sehingga proses hasil pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama.

Pada masa tersebut, layanan laboratorium daerah lebih banyak berfokus pada pengambilan sampel swab serta dukungan tenaga kesehatan untuk pelaksanaan pemeriksaan awal.

“Waktu COVID-19 kita belum punya PCR, jadi kita berperan dalam pemenuhan SDM untuk swab. Sampelnya dikirim ke laboratorium yang punya PCR. Jadi memang saat itu kita belum bisa melakukan pemeriksaan sendiri, hanya membantu dari sisi pengambilan sampel dan dukungan tenaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat seluruh hasil pemeriksaan harus menunggu proses di laboratorium rujukan, sehingga respons terhadap kasus penyakit menular tidak dapat dilakukan secepat saat ini.

Seiring penguatan sistem kesehatan daerah, fasilitas PCR kemudian tersedia secara mandiri di Kota Tarakan. Kehadiran alat tersebut membuat proses pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat tanpa ketergantungan pada laboratorium luar daerah.

“Alhamdulillah sekarang kita sudah punya PCR sendiri. Jadi kalau ada infeksi emerging atau keadaan darurat kesehatan, kita sudah bisa berperan lebih maksimal. Tidak lagi harus menunggu hasil dari luar daerah, sehingga responnya juga bisa lebih cepat,” katanya.

Selain PCR, peningkatan standar keamanan laboratorium juga dilakukan melalui penerapan Biosafety Level 2 (BSL-2) untuk memastikan penanganan spesimen yang berpotensi mengandung risiko biologis dilakukan sesuai standar keselamatan kerja.

Sri Wahyuni menegaskan, selain alat utama seperti PCR, ketersediaan reagen menjadi faktor paling krusial dalam operasional laboratorium. Reagen merupakan bahan utama yang digunakan dalam seluruh proses pemeriksaan, baik klinik maupun kesehatan lingkungan.

Ia menjelaskan, pemeriksaan laboratorium mencakup berbagai jenis sampel, mulai dari darah, urin, dan feses untuk layanan klinik, hingga sampel lingkungan seperti air, makanan, dan limbah. Seluruh proses tersebut tidak dapat berjalan tanpa ketersediaan reagen yang memadai.

“Reagen itu bahan utama pemeriksaan. Jadi semua pemeriksaan itu sangat tergantung reagen. Mau alatnya bagus seperti apa pun, kalau reagen tidak tersedia, pemeriksaan tidak bisa dilakukan. Itu berlaku untuk semua, baik pemeriksaan klinik maupun lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, karena seluruh layanan bergantung pada bahan uji tersebut, maka ketersediaan reagen harus dijaga secara berkelanjutan agar tidak terjadi gangguan layanan, baik pada kondisi normal maupun saat terjadi peningkatan permintaan pemeriksaan.

“Kalau reagen tidak tersedia, otomatis layanan bisa terhenti. Jadi memang harus selalu tersedia supaya pelayanan tetap berjalan, karena setiap hari ada sampel yang harus diperiksa,” ujarnya.

Dalam mendukung sistem tersebut, Labkesda Tarakan juga terhubung dengan jejaring lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dalam penanganan kondisi kedaruratan kesehatan serta pengawasan penyakit menular.

“Selama ini kita juga bekerja sama dalam bentuk jejaring, terutama saat kondisi darurat kesehatan. Jadi ada koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan KKP kalau ada kasus-kasus tertentu yang membutuhkan penanganan bersama,” ucapnya.

Selain kesiapsiagaan teknis, kegiatan advokasi dan sosialisasi juga dilakukan secara rutin setiap tahun kepada puskesmas, kelurahan, dan unit layanan kesehatan lainnya untuk memastikan pemahaman yang seragam terkait alur pemeriksaan laboratorium.

Sri Wahyuni menegaskan bahwa pengalaman pandemi COVID-19 menjadi pembelajaran penting dalam membangun sistem layanan laboratorium yang lebih mandiri, cepat merespons, dan siap menghadapi potensi kejadian luar biasa di masa mendatang.

“Kalau kita lihat dari pengalaman COVID-19, itu menjadi pembelajaran penting. Kita harus lebih siap, lebih mandiri, dan bisa merespons lebih cepat kalau ada kejadian seperti itu lagi,” tutupnya. (saf)

 

Tags: BSL-2COVID-19 TarakanDinas Kesehatan TarakanKantor Kesehatan Pelabuhankesiapsiagaan kesehatanKLB penyakit menularLabkesda TarakanPCR Tarakanreagen laboratoriumsistem jejaring kesehatanSri Wahyuni
Advertisement Banner

Baca Juga

Medco Jelaskan Status Lahan yang Dipersoalkan Warga Mamburungan
Tarakan

Medco Jelaskan Status Lahan yang Dipersoalkan Warga Mamburungan

13 Agustus 2026
PM2,5 Tarakan Dekati Level Kuning, DLH Minta Warga Tak Bakar Lahan
Tarakan

PM2,5 Tarakan Dekati Level Kuning, DLH Minta Warga Tak Bakar Lahan

13 Agustus 2026
Jembatan Garuda Juata Kerikil Mulai Buka Aktivitas Warga
Tarakan

Jembatan Garuda Juata Kerikil Mulai Buka Aktivitas Warga

13 Agustus 2026
Jembatan Garuda Pangkas Perjalanan Warga Juata Kerikil hingga 7 Kilometer
Tarakan

Jembatan Garuda Pangkas Perjalanan Warga Juata Kerikil hingga 7 Kilometer

13 Agustus 2026
Tarakan Waspadai Pasang Tinggi, BMKG Prediksi Capai 3,6 Meter
Tarakan

Tarakan Waspadai Pasang Tinggi, BMKG Prediksi Capai 3,6 Meter

13 Agustus 2026
Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Cahaya Baru Bertambah
Tarakan

Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Dibuka, Akses Warga Cahaya Baru Bertambah

13 Agustus 2026
Next Post
DPRD Bulungan Terima Tiga Raperda, Fraksi Minta Sejumlah Substansi Disempurnakan

DPRD Bulungan Terima Tiga Raperda, Fraksi Minta Sejumlah Substansi Disempurnakan

Tiga Raperda Bulungan Disempurnakan, Pemkab Pastikan Tindak Lanjut Catatan DPRD

Tiga Raperda Bulungan Disempurnakan, Pemkab Pastikan Tindak Lanjut Catatan DPRD

Rapat Harmonisasi, Bupati PPU Tekankan Program Harus Tepat Sasaran   

Rapat Harmonisasi, Bupati PPU Tekankan Program Harus Tepat Sasaran  

Berita Populer

  • Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas Pajak Kaltara Diperluas, Pengawasan Kini Menyasar Lima Sektor 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Komunitas Etnis Indonesia Bersatu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PJU Polres Tarakan Berganti, Kapolres Tekankan Kinerja Tak Boleh Menurun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.