Jumat, Agustus 14, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Tarakan

Tarakan Waspadai Pasang Tinggi, BMKG Prediksi Capai 3,6 Meter

by Redaksi 2
13 Agustus 2026
in Tarakan
A A
Tarakan Waspadai Pasang Tinggi, BMKG Prediksi Capai 3,6 Meter

ILUSTRASI – Muka air laut di kawasan pesisir Tarakan diprediksi mencapai 3,3 hingga 3,6 meter pada 14–15 Agustus 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir rob.

TARAKAN, Headlinews.id – Warga pesisir Tarakan perlu mewaspadai kenaikan muka air laut yang diprediksi mencapai 3,3 hingga 3,6 meter pada 14–15 Agustus 2026. Ketinggian tersebut sudah berada pada level yang berpotensi memicu banjir rob, terutama saat puncak pasang pada pagi hari.

Prakirawan BMKG Tarakan, Muhammad Reza Saputra, mengatakan puncak pasang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 08.00–09.00 Wita. Prediksi tersebut berkaitan dengan fase bulan baru yang berlangsung pada 12–13 Agustus.

“Puncak pasangnya kami perkirakan terjadi pada 14 sampai 15 Agustus. Waktunya sekitar pukul 08.00 sampai 09.00 Wita, dengan tinggi muka laut berada di kisaran 3,3 sampai 3,6 meter dari titik surut terendah,” ujar Reza, Kamis (13/8/2026).

Menurut Reza, kondisi tersebut merupakan bagian dari pola pasang surut yang terjadi setelah fase bulan baru. Pada periode 13–14 Agustus, tinggi muka air laut diperkirakan berada di sekitar tiga meter sebelum kembali meningkat memasuki waktu puncak pasang.

“Setelah fase bulan baru, kondisi pasang masih berlanjut dan puncaknya diperkirakan terjadi pada tanggal 14 dan 15. Dari sekitar tiga meter, ada kenaikan lagi sampai kisaran 3,3 bahkan bisa mencapai 3,6 meter,” katanya.

BMKG menegaskan angka 3,6 meter yang digunakan dalam prediksi tersebut merupakan posisi muka air laut terhadap titik surut terendah, bukan berarti air laut mengalami kenaikan vertikal sebesar 3,6 meter dari kondisi sebelumnya.

“Angka 3,6 meter itu menunjukkan posisi permukaan air laut terhadap titik surut terendah. Jadi pemahamannya bukan air laut bertambah setinggi 3,6 meter dari kondisi sebelumnya,” jelas Reza.

Kenaikan sekitar 0,3 meter dari kondisi pasang sebelumnya menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Dengan prediksi muka air laut mencapai minimal 3,3 meter, kondisi tersebut masuk dalam ambang yang berpotensi menimbulkan banjir rob berdasarkan prediksi pasang surut BMKG.

“Untuk prediksi pasang surut BMKG, kalau tinggi muka air laut sudah 3,3 meter atau lebih, itu sudah masuk potensi terjadinya banjir rob. Karena itu periode pasang kali ini perlu diperhatikan, terutama di wilayah yang rendah dan dekat dengan pesisir,” ujarnya.

Potensi banjir rob dalam prediksi tersebut ditujukan untuk wilayah Tarakan. BMKG Tarakan belum menjadikan kondisi tersebut sebagai prediksi yang berlaku untuk seluruh wilayah Kalimantan Utara.

Reza menjelaskan kenaikan muka air laut akibat pasang perlu dibedakan dengan kondisi gelombang laut. Kedua fenomena tersebut memiliki faktor pembentuk yang berbeda sehingga tingginya muka air laut tidak otomatis menunjukkan gelombang di perairan juga akan tinggi.

“Pasang dan gelombang itu berbeda. Kalau muka air laut naik karena pasang, itu berkaitan dengan posisi air laut. Sementara tinggi gelombang lebih banyak dipengaruhi kondisi angin di perairan,” kata Reza.

Kondisi pasang tinggi pada 14–15 Agustus tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator untuk menentukan aman atau tidaknya aktivitas pelayaran. Kondisi gelombang tetap perlu dilihat berdasarkan prakiraan cuaca dan kecepatan angin pada waktu tersebut.

BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal atau beraktivitas di kawasan pesisir Tarakan, untuk memperhatikan waktu puncak pasang. Kewaspadaan terutama diperlukan pada pagi hari ketika muka air laut diprediksi mencapai posisi tertinggi.

“Untuk masyarakat pesisir, yang perlu diperhatikan adalah waktu puncaknya pada pagi hari. Kalau aktivitas berada di wilayah yang rawan terdampak pasang, sebaiknya memperhitungkan kondisi muka air laut pada jam tersebut,” pungkas Reza. (saf)

 

Tags: banjir rob TarakanBMKG Kaltarabmkg tarakancuaca Tarakanfase bulan baruKalimantan UtaraMuhammad Reza Saputramuka air laut Tarakanpasang laut Tarakanpasang surutpasang tinggipesisir Tarakanrob TarakanTarakan
Advertisement Banner

Baca Juga

Rancangan Baru Pasar Batu Siapkan 142 Kios dan Ruang Kuliner
Tarakan

Rancangan Baru Pasar Batu Siapkan 142 Kios dan Ruang Kuliner

14 Agustus 2026
Pasar Batu Kembali Digarap, Randy Bidik Pusat Ekonomi Baru di Sebengkok
Tarakan

Pasar Batu Kembali Digarap, Randy Bidik Pusat Ekonomi Baru di Sebengkok

14 Agustus 2026
Rismanto: Sengketa Lahan yang Sudah Jadi BMN Harus Lewat PTUN
Tarakan

Rismanto: Sengketa Lahan yang Sudah Jadi BMN Harus Lewat PTUN

14 Agustus 2026
5,98 Gram Sabu di Pantai Amal, Polisi Dalami Peran Dua Pria
KRIMINAL

5,98 Gram Sabu di Pantai Amal, Polisi Dalami Peran Dua Pria

14 Agustus 2026
Medco Jelaskan Status Lahan yang Dipersoalkan Warga Mamburungan
Tarakan

Medco Jelaskan Status Lahan yang Dipersoalkan Warga Mamburungan

13 Agustus 2026
PM2,5 Tarakan Dekati Level Kuning, DLH Minta Warga Tak Bakar Lahan
Tarakan

PM2,5 Tarakan Dekati Level Kuning, DLH Minta Warga Tak Bakar Lahan

13 Agustus 2026
Next Post
Jembatan Garuda Pangkas Perjalanan Warga Juata Kerikil hingga 7 Kilometer

Jembatan Garuda Pangkas Perjalanan Warga Juata Kerikil hingga 7 Kilometer

Jembatan Garuda Juata Kerikil Mulai Buka Aktivitas Warga

Jembatan Garuda Juata Kerikil Mulai Buka Aktivitas Warga

Dewan Pers Kecam Ucapan Merendahkan Wartawan dan Intimidasi Jurnalis di Cilincing

Dewan Pers Kecam Ucapan Merendahkan Wartawan dan Intimidasi Jurnalis di Cilincing

Berita Populer

  • Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    Transfer Pusat Tak Bisa Terus Diandalkan, Daerah Diminta Perkuat BUMD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas Pajak Kaltara Diperluas, Pengawasan Kini Menyasar Lima Sektor 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Dari Komunitas Etnis Indonesia Bersatu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Bentuk Langkah Percepatan Penyelesaian Lahan Kawasan Bandara Juwata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.