TARAKAN, Headlinews.id – Pelaksanaan Operasi Patuh di jajaran kepolisian resmi ditunda sementara waktu menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri.
Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Prandana, mengatakan penundaan tersebut telah tertuang dalam Surat Telegram (STR) Mabes Polri yang menyebutkan kegiatan Operasi Patuh ditunda hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut.
“Ya, ada pemberitahuan mulai dari sore kemarin dari Mabes Polri terkait rencana penundaan. Dan sudah keluar juga STR-nya yang berbunyi penundaan kegiatan Operasi Patuh hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut. Jadi untuk pelaksanaan ke depannya masih menunggu arahan dari Mabes,” ujarnya.
Ia menyampaikan, sebelum adanya penundaan, pihaknya telah melakukan persiapan kegiatan bahkan sudah menyebarkan undangan serta berkoordinasi dengan para tamu undangan terkait pelaksanaan Operasi Patuh tersebut.
Namun, setelah adanya arahan terbaru dari Mabes Polri, kegiatan tersebut dipastikan ditunda dan pelaksanaannya masih menunggu keputusan lanjutan dari tingkat pusat.
Meski Operasi Patuh ditunda, Mabes Polri tetap memberikan petunjuk dan arahan agar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tetap dilaksanakan di lapangan.
Kegiatan tersebut mencakup Turjawali, pelayanan simpatik, pengaturan lalu lintas, serta program Polantas Menyapa yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
“Namun tetap dari Mabes memberikan petunjuk dan arahan, kita tetap melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, seperti Turjawali, pelayanan simpatik, dan program Polantas Menyapa yang dapat meningkatkan kegiatan yang sifatnya positif,” jelasnya.
Ia menegaskan meskipun Operasi Patuh tidak berjalan sesuai jadwal, kegiatan kepolisian di bidang lalu lintas tetap aktif dilakukan, termasuk patroli rutin di lapangan.
“Untuk saat ini kita laksanakan kegiatan kita yang rutin, tetap patroli, antisipasi balap liar, dan antisipasi terjadinya laka lantas,” katanya.
Terkait alasan penundaan, ia menyebut tidak ada penjelasan rinci yang disampaikan oleh Mabes Polri. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika pelaksanaan operasi kepolisian di lapangan.
“Kalau dari Mabes sendiri sih tidak disampaikan ya, makanya kan memang dinamika kita lagi di lapangan seperti itu. Berkaitan dengan operasi kita kepolisian,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pada dasarnya Operasi Patuh sudah memasuki tahap persiapan dan bahkan telah dilakukan gladi sebelum akhirnya ditunda.
“Intinya itu sudah kita gladi, sebenarnya sudah mau mulai, cuma penyampaian dari Mabes kita tunda dulu pelaksanaannya,” katanya.
Ia menyebutkan, rencana pelaksanaan Operasi Patuh kemungkinan akan kembali dijadwalkan sekitar bulan Juli atau Agustus, namun masih menunggu arahan resmi dari Mabes Polri.
“Jadi rencana mungkin di sekitaran entah bulan Juli ataupun Agustus dilaksanakan,” pungkasnya. (saf)










