TARAKAN, Headlinews.id – Operasi pencarian terhadap long boat mati mesin di Perairan Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, berakhir cepat. Tiga penumpang kapal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat kurang dari dua jam setelah laporan diterima SAR Tarakan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril melalui Kasi Operasi dan Siaga SAR Tarakan, Dede Hariana, mengatakan laporan diterima pihaknya pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 21.45 WITA dari salah satu korban bernama Anca.
Informasi yang diterima menyebut long boat tersebut mengalami mati mesin saat perjalanan kembali menuju Tarakan. Saat kejadian, kondisi cuaca di perairan dilaporkan hujan lebat disertai badai.
“Korban melaporkan kapal mengalami mati mesin di Perairan Liagu ketika hendak kembali ke Tarakan. Cuaca saat itu dalam kondisi buruk,” ujar Dede.
Usai menerima laporan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan briefing dan bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan armada penyelamatan laut.
Lokasi kejadian berada di Perairan Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, dengan jarak sekitar 7 nautical mile dari Kantor SAR Tarakan.
Dalam operasi tersebut, SAR Tarakan mengerahkan satu unit Rescue Dimex, satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03, perlengkapan medis, dan alat komunikasi. Unsur keluarga korban serta masyarakat turut membantu proses pencarian.
Sekitar pukul 23.40 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan ketiga korban pada titik sekitar 1,96 nautical mile dari lokasi awal laporan kejadian.
“Seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menuju Tarakan,” katanya.
Ketiga korban masing-masing bernama Anca (35), Dika (28), dan Fajar (30), yang seluruhnya merupakan warga Tarakan.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 23.55 WITA.
“Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tutup Dede. (saf)








