TARAKAN, Headlinews.id — Antisipasi potensi gangguan keamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 dilakukan Polres Tarakan dengan merangkul tokoh lintas elemen melalui kegiatan silaturahmi kamtibmas, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Cafe The Kopitiam, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, itu menjadi forum konsolidasi antara aparat keamanan dan unsur masyarakat dalam menjaga stabilitas Kota Tarakan yang dikenal majemuk.
Sejumlah pejabat dan unsur strategis daerah turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Kalimantan Utara Andri Muhardi, Komandan Satradar 204 Tarakan, Kepala Kesbangpol Tarakan, Kasatgaswil Kaltara Densus 88, serta jajaran Pejabat Utama Polres Tarakan.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Saputra Manik menegaskan pendekatan dialog dan kebersamaan dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat menjadi langkah penting dalam menjaga situasi keamanan tetap terkendali, terutama pada momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
“Stabilitas kamtibmas sangat bergantung pada peran serta seluruh elemen masyarakat. Tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh besar dalam menjaga suasana tetap aman dan harmonis,” ujar Erwin.
Ia menilai keterlibatan tokoh lintas elemen efektif dalam mencegah berkembangnya isu-isu yang berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.
“Jika komunikasi terbangun dengan baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” katanya.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun secara tertib dan sederhana, tanpa kegiatan yang berisiko menimbulkan gangguan keamanan maupun keselamatan umum.
“Kami mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru dengan cara yang aman dan bertanggung jawab, tanpa konvoi atau aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Polres Tarakan, lanjut Erwin, telah menggelar Operasi Lilin Kayan 2025 dengan fokus pengamanan di tempat ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, serta titik-titik strategis lainnya, dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Sementara itu, Kabinda Kalimantan Utara Andri Muhardi menyampaikan situasi keamanan di Kota Tarakan hingga saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali.
“Kondisi ini merupakan hasil kerja bersama antara aparat keamanan dan masyarakat yang terus menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap imbauan aparat demi menjaga keharmonisan daerah.
“Tarakan adalah kota yang majemuk. Ketertiban dan toleransi harus terus dijaga agar suasana tetap kondusif,” katanya.
Dukungan juga disampaikan Ketua FKUB Kota Tarakan KH Zainuddin Dalila yang mengapresiasi langkah Polres Tarakan dalam membuka ruang dialog lintas elemen.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kerukunan dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” tuturnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya kolektif seluruh elemen di Kota Tarakan dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026. (saf)










